251 KUASA ORIENTALIS BELANDA ATAS NASKAH‐ NASKAH KUNO INDONESIA DALAM CERPEN “DI JANTUNG BATAVIA” KARYA INDAH DARMASTUTI Power of Dutch Orientalist toward Old Manuscripts of Indonesia in Indah Darmastuti’s Short Story “Di Jantung Batavia” Yusri Fajar Program Studi Sastra Inggris, Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, Malang, Indonesia, Telepon (0341) 575875, Faksimile (0341) 575822, Pos‐el: yusfasastra@yahoo.com, (Naskah Diterima Tanggal 10 Oktober 2016—Direvisi Akhir Tanggal 14 November 2016—Disetujui Tanggal 15 November 2016) Abstrak: Pascamemproklamasikan kemerdekaan dan sekarang memasuki dunia global, Indo‐ nesia tetap menjadi objek penelitian penting para orientalis Belanda yang ingin mengeksplorasi budaya Indonesia. Fenomena ini terepresentasikan dalam cerpen “Di Jantung Batavia” karya Indah Darmastuti. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah strategi‐strategi orientalis Be‐ landa dalam menguasai berbagai naskah kuno Indonesia dan bagaimanakah pandangan orang Indonesia terhadap eksistensi orientalis Belanda dalam cerpen “Di Jantung Batavia”? Tujuan pe‐ nelitian ini adalah mengungkap dan mendeskripsikan berbagai strategi orientalis Belanda dalam menguasai dan mempelajari naskah kuno Indonesia dan menggambarkan pandangan orang In‐ donesia terhadap orientalis Belanda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orientalis Belanda menjalankan misinya dengan membangun citra kejayaan Belanda di Indonesia, menjalin ke‐ dekatan dengan narasumber dari Indonesia, menguasai bahasa Indonesia, dan memburu naskah kuno di Perpustakaan Nasional, serta mengunjungi situs sejarah Indonesia. Orientalis Belanda ini dipandang superior dan sebagai sumber pengetahuan budaya Indonesia oleh orang Indonesia. Kata‐Kata Kunci: orientalis Belanda, orientalisme, naskah kuno Indonesia Abstract: After declaring its independence and presently entering the global world, Indonesia still continues to be the research object of Dutch orientalists wanting to explore Indonesian culture. This phenomenon is represented in Indah Darmastuti’s short story, “Di Jantung Batavia”. The problems of this research are how the orientalist’s strategies are in gaining authority toward old manuscripts of Indonesia and how the Indonesians see the existence of Dutch orientalists as portrayed in “Di Jantung Batavia”. The research objectives are to reveal the orientalist’s strategies to gain authority toward old manuscripts of Indonesia and to describe the Indonesians’ viewpoint toward the Dutch orientalists. The finding of this research shows that Dutch orientalists carried out missions through constructing the image of the glory of the Dutch in the past in Indonesia, building close relationship with an Indonesian, mastering Indonesian language, and searching for old manuscripts in Indonesian National Library and observing historical sites. Dutch orientalists are regarded as superior and sources of knowledge on Indonesian culture. Key Words: Dutch orientalist, orientalism, old manuscripts of Indonesia PENDAHULUAN Setelah memproklamasikan kemerdeka‐ an dan memasuki dunia global, Indone‐ sia tetap menjadi objek penelitian para orientalis Belanda yang ingin mengeks‐ plorasi budaya Indonesia. Edward Said menegaskan bahwa dunia Timur (Orient) merupakan tempat jajahan yang