ANALISIS POHON KEPUTUSAN TERHADAP ANALOGI TAKSONOMI BLOOM UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KEMAMPUAN MAHASISWA Danny Kriestanto Jurusan Teknik Informatika, STMIK AKAKOM Yogyakarta, danny@akakom.ac.id ABSTRACT People’s learning ability are varies, including for the undergraduate students. These students have different capability in absorbing knowledge, as previous researches stated (2010-2015). In this research, the data that had been used were twice more than the previous research. In order to find more information about Cognitive Aspects that had been affecting STMIK AKAKOM students in using Information Technology, decision tree were used. The result shown that generally the students are divided into 2 massive groups: a group that learn to memorize by applying first, and a group that learn creating by applying before learn how to memorize and understand how things work. That is, however, showing the learning pattern of the students. Keywords: cognitive aspects, data mining, Decision Tree, Bloom’s Digital Taxonomy, Information Technology. INTISARI Kemampuan belajar seseorang sangat beragam, termasuk para mahasiswa. Tidak semua memiliki kemampuan yang sama dalam menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan dengan sempurna. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya (tahun 2010 -2015), keberagaman ini terlihat jelas. Pada penelitian ini akan digunakan data dua kali lebih banyak dengan menggunakan pohon keputusan. Penelitian ini dilakukan untuk menggali data lebih dalam dengan menggunakan pohon keputusan terhadap Aspek Kognitif yang terbentuk pada mahasiswa STMIK AKAKOM dalam memanfaatkan Teknologi Informasi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah bahwa secara umum mahasiswa terbagi atas dua kelompok besar, yakni: kelompok yang belajar mengingat setelah mengaplikasikan, dan kelompok yang belajar menciptakan setelah mengaplikasikan. Selain itu, pola pohon yang diperoleh dapat menunjukkan pola belajar mahasiswa di kampus. Kata Kunci: Aspek kognitif, data mining, Pohon Keputusan, Taksonomi Digital Bloom, Teknologi Informasi PENDAHULUAN Menurut Bloom, ada tiga domain utama dalam aktivitas pendidikan, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Bloom mengkompilasi ketiga domain tersebut menjadi subdivisi yang lebih kecil, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks (Clark, 2007). Kognitif adalah kemampuan untuk merasa dan memahami informasi (Turban,2005). Proses bagaimana seseorang dapat mengamati dan belajar dengan lebih baik untuk memperbaiki kerangka masalah dan akhirnya mengambil keputusan. Afektif adalah ‘accountability, commitment, code of ethics, solidarity and