1 FAKTOR-FAKTOR KESUKSESAN E-LEARNING DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA BUDI MULIA KARAWANG Bambang Santoso 1) , Drs. Nilo Legowo, M.Kom 2) Pascasarjana Magister Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara Kampus Anggrek, Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27, Jakarta, 11530 E-mail: bambangsantosoh@gmail.com 1) , nlegowo@binus.edu 2) ABSTRACT E-Learning is a teaching method that is becoming a new trend in the world of education, especially in high school and college levels. Through E-learning method, the learning process is no longer dependent on the teacher as of the solely learning resources. This study has a goal to identify and analyze the relationship DeLone & McLean’s model on successful e-learning implementation in SMA Budi Mulia Karawang. This study collects the data through literature study, questionnaire, interview, observation from the research site. The collected data is then analyzed to identify the user needs to improve the e-learning implementation. A success of e-learning implementation is measured by system usage and user satisfaction. The usage of e-learning system and user satisfaction are also determined by system quality, information system, and self-efficacy and learning culture. Keyword: Learning process; DeLone & McLean Model; e-learning 1. INTRODUCTION Ilmu dan teknologi terutama Teknologi Informasi (TI) berkembang sangat pesat. Pesatnya perkembangan teknologi ini berdampak pada perubahan sosial budaya. Seiring dengan perkembangan Teknologi Infomasi (TI) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan adalah dengan lahirnya konsep e-learning. E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Konsep e-learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital baik secara isi (contents) dan sistemnya. Saat ini konsep e-learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e- learning di lembaga pendidikan (sekolah, training, dan perguruan tinggi). E-learning sangat berpotensi untuk membuat proses belajar mengajar lebih efektif sebab peluang siswa untuk berinteraksi dengan guru, teman, dan bahan belajarnya terbuka lebih luas. Penyajian e-learning berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. E-learning yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat bagi organisasi, yaitu membuat proses operasional sekolah menjadi lebih cepat, akurat,