1 Diaspora Rumpun Melayu di Kalimantan Timur Syamsul Rijal Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman Jalan Pulau Flores No.1 Samarinda Kalimantan Timur rijalpaddaitu@yahoo.com ABSTRAK Diaspora rumpun bahasa Melayu telah hidup dan berkembang di sejumlah wilayah Asia Tenggara dengan nama bahasa yang berbeda-beda. Penamaan bahasa Melayu yang berbeda-beda tersebut mengikuti penamaan suku yang mendiami suatu wilayah. Akan tetapi, persebaran rumpun bahasa Melayu dapat diidentifikasi dengan beberapa ciri kesamaan budaya. Kemiripan kosakata, kesenian, dan kepercayaan (agama) adalah unsur kebudayaan yang memudahkan untuk mengidentifikasi rumpun Melayu. Oleh karena itu, bahasa Kutai, bahasa Banjar, bahasa Paser, dan bahasa Berau dengan cepat menyatakan dirinya sebagai rumpun bahasa Melayu dibandingkan dengan bahasa-bahasa daerah lainnya di Kalimantan Timur. Abstract The Diaspora of Malay Clumps in East Borneo Diaspora Malayo have lived and grown in some areas of Southeast Asia with the name of the language is different. Naming Malay Different follow the naming of tribes that inhabit the region. However, the spread of the Malayo can be identified with some of the characteristics of cultural similarities. Similarities vocabulary, art, and belief (religion) is a cultural element that makes it easy to identify Malay. Therefore, Kutai language, Banjar language, Paser language, and Berau language quickly reveals himself as the Malayo compared to languages other areas in East Kalimantan.