Seminar Nasional Humaniora dan Teknologi 2017 (SEMNAHUMTEK 2017) ISSN: XXXX-XXXX Purwokerto, 7 Oktober 2017 1 PERENCANAAN COMPACT MOBILE BASE STATION MINIMALISUMTS PADA ACARA MUSIC JAZZ DI CANDI PRAMBANAN YOGYAKARTA PLANNING COMPACT MOBILE BASE STATION MINIMALIS UMTS ON JAZZ MUSIC EVENTS IN PRAMBANAN YOGYAKARTA TEMPLE Wabdulloh Rokhmat 1* , Alfin Hikmaturokhman 2 , Muntaqo Alfin Amanaf 3 1 2 3 Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi, Institut Teknologi Telkom JL. DI Panjaitan No.128 Purwokerto, 53147 * Email Korespondensi: 14201027@st3telkom.ac.id ABSTRAKSI Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini memiliki peranan yang sangat penting di dunia telekomunikasi. Dengan berkembangnya jumlah pelanggan selular WCDMA dipastikan membutuhkan kapasitas trafik pelanggan dan cakupan jaringan pada suatu area yang baik.Penambahan BTS COMIS akan mengatasi kedua masalah tersebut yaitu disisi kapasitas dan kualitas cakupan sinyalnya. Pembahasan studi kasus ini mengenai analisa cakupan sinyal sistem WCDMA dan penambahan kapasitas trafik pelanggan pada sebuah area. Yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah Effective Isotropic Radiated Power(EIRP), Received Signal Code Power (RSCP) dan Ec/Io. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi awal EIRP sebesar 51 dBm, daya terima sinyal atau RSCP sebesar -107,63 dBm dan Ec/Io -20,7 dB. Selanjutnya, setelah dilakukan perhitungan berdasarkan perencanaan kapasitas dan cakupan didapatkan jumlah BTS COMIS yan diperlukan adalah 1 sel/BTS, sehingga pada simulasi software atoll dilakukan penambahan BTS COMIS sebanyak 1 sel/BTS, berdasarkan hasil simulasi penambahan 1 sel tersebut terjadi peningkatannilai RSCP atau daya terima sinyalyaitu menjadi -83 dBm, sedangkan untuk hasil dari Ec/Io atau kualitas sinyalnyatetap yaitu sebesar -20,7 dB. Kata kunci : 3G, Effective Isotropic Radiated Power (EIRP), Received Signal Code Power (RSCP) dan Ec/Io ABSTRACT The development of telecommunication technology today has a very important role in the world of telecommunications. With the growing number of cellular subscribers WCDMA certainly require the capacity of customer and network traffic in a good area. Addition of BTS COMIS will overcome both of them is the capacity and signal quality. Discussion of this case study on analysis. The most in this research is Effective Isotropic Radiated Power (EIRP), Received Signal Code Power (RSCP) and Ec / Io. The results of this study indicate the initial condition of EIRP of 51 dBm, receive signal or RSCP equal to -107.63 dBm and Ec / Io -20.7 dB. Furthermore, after the calculation based on the capacity and the size of the BTS base BTS required is 1 cell / BTS, so at simulation software atol done addition of BTS COMIS as much as 1 cell / BTS, based on simulation result of 1 cell that happened increase of RSCP or signal receiving power ie to -83 dBm, for the results of Ec / Io or the fixed signal quality of -20.7 dB. . Keywords: 3G, Effective Isotropic Radiated Power (EIRP), Received Signal Code Power (RSCP) and Ec / Io 1. Pendahuluan Latar belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini memiliki peranan yang sangat penting di dunia telekomunikasi.Dunia telekomunikasi sekarang ini dibangun berdasarkan standar teknis dan defenisi dari dunia telekomunikasi yang dikembangkan dan ditetapkan menjadi pedomanagar setiap bagian peralatannya tersambung dengan baik antara satu dengan yang lainnya.Dalam dunia industri pada komunikasi bergerak, data bergerak dan multimedia yang memerlukan laju data yang tinggi kini menjadi fokus pengembangan. Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) adalah salah satu teknologi telepon genggam 3G (generasi ke-3). Sekarang ini bentuk yang paling banyak digunakan adalah W-CDMA yang distandarisasi oleh 3GPP. Universal Mobile Telecommunication System atau UMTS dan biasa disebut dengan Wideband Code- division Multiple Access atau WCDMA merupakan teknologi generasi ketiga (3G) dengan kecepatan mencapai 384 kbps. Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi-rate) untuk kodefikasi suara (voice codec) sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya. Universal Mobile Telecommunication System merupakan migrasi dari sistem GSM yang sudah sangat luas implementasinya.