IŶforŵatics JourŶal Vol. Ϯ No. Ϯ ;ϮϬϭϳͿ INFORMAL | ϲϰ ISSN : ϮϱϬϯ-ϮϱϬX Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Tingkat Resiko Penyakit Jantung Dengan Fuzzy Inferensi (Mamdani) Dany Suktiawan Irman Fiano 1 , Agus Sidiq Purnomo 2 1,2 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta 1 dany.suktiawanif@gmail.com, 2 sidiq@mercubuana-yogya.ac.id ABSTRAK The development of information technology is needed to help and support in all areas one of the health field. Use of information technology in the field of health to reduce problems in clinical and non- clinical action. One of the problems encountered in the field of health is heart disease. The heart is one of the vital organs for humans. Because of the importance of this heart role, heart health must be maintained in order to function properly. Cardiac examination can be done in the hospital by handled by an internist. However, due to limited access and time for consultation with a medical specialist, it has to wait a relatively long time to find out the results of the examination. So it is necessary media to be able to help detect the risk of heart disease more easily and quickly. In this study will be designed an expert system to detect the risk of heart disease by implementing fuzzy inference (mamdani). Where this system will provide information about the level of risk of heart disease based on risk variables of heart disease that is blood pressure, blood sugar, cholesterol, Body Mass Index (BMI) and history of heart disease family. So it can help people in anticipating the risk of heart disease. Based on 20 data that have been tested against experts and systems, for patients detected having a small risk of heart disease have a percentage of 30%, for a moderate risk level has a percentage of 50%, for a large risk level has a percentage of 20%. As for the level of compliance based on the validation results of experts (doctors) and the system, obtained a percentage of 80% of the appropriate test data, and 20% of the test data is not appropriate. Keyword: Heart Disease, Expert System, Fuzzy Inference, Mamdani 1. Latar Belakang Jantung adalah salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting dan sangat vital perannya bagi kehidupan manusia. Fungsi utama jantung adalah untuk memompa darah ke paru-paru yang akan jenuh dengan oksigen (O 2 ), kemudian memompa keluar ke dalam tubuh untuk memasok sel dengan oksigen (O 2 ). Karena sangat pentingnya peran jantung inilah, maka kita harus menjaga kesehatan jantung supaya tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Namun demikian, jantung memiliki resiko penyakit yang sangat besar dan dapat berakibat sangat fatal. Berbagai penyebab yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung manusia, terutama pola hidup dan pola makan yang kurang sehat. Penyakit jantung merupakan penyakit yang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi di Indonesia berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2014). Oleh karena itu, antisipasi terhadap resiko penyakit jantung ini sangat diperlukan. Sebenarnya resiko penyakit jantung dapat dideteksi dengan melakukan pemeriksaan terhadap faktor-faktor resiko penyakit tersebut, antara lain : tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta body mass index (BMI) tubuh kita dan kemudian dikonsultasikan kepada seorang pakar atau dokter ahli. Namun karena keterbatasan akses dan waktu untuk konsultasi dengan dokter ahli, sehingga harus menunggu waktu yang relatif lama untuk mengetahui hasil pemeriksaan tersebut. Sehingga sangat diperlukan media untuk dapat membantu mendeteksi resiko penyakit jantung yang lebih mudah dan cepat. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti mengambil judul “Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Tingkat Resiko Penyakit Jantung Dengan Fuzzy Inferensi (Mamdani)”. Sehingga nantinya penelitian sistem pakar ini dapat digunakan untuk membantu mempermudah masyarakat umum untuk melakukan pemeriksaan tingkat resiko penyakit jantung, apakah memiliki resiko kecil, resiko sedang maupun resiko besar. Selain itu untuk staf dan asisten dokter dapat membantu menangani pasien mendapatkan informasi tingkat resiko penyakit jantung dengan lebih cepat dan mudah. Beberapa penelitian yang terkait seperti pada penelitian “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit