- 9 - Info Singkat © 2009, Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI www.puslit.dpr.go.id ISSN 2088-2351 Vol. IX, No. 18/II/Puslit/September/2017 EKONOMI DAN KEBIJAKAN PUBLIK Kajian Singkat terhadap Isu Aktual dan Strategis Majalah - 9 - Info Singkat © 2009, Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI www.puslit.dpr.go.id ISSN 2088-2351 Vol. IX, No. 18/II/Puslit/September/2017 KESEJAHTERAAN SOSIAL Kajian Singkat terhadap Isu Aktual dan Strategis Majalah URGENSI DUKUNGAN PELATIH MENTAL BAGI ATLET NASIONAL Lukman Nul Hakim*) Abstrak Perhelatan SEA Games 2017 baru saja selesai. Indonesia meraih peringkat ke-5 dari 11 negara peserta. Dalam tiga SEA Games terakhir perolehan medali emas kontingen Indonesia terus menurun. Setelah meraih 65 emas pada SEA Games tahun 2013, tahun 2015 turun menjadi 47 emas dan 38 emas di tahun 2017. Penurunan ini menjadi alarm bagi Kementerian Olahraga dan para pimpinan cabang olahraga untuk segera berbenah. Untuk memahami penyebab kemunduran ini kita bisa mengambil sampel Timnas Sepakbola. Ada masalah dengan pengelolaan emosi para atlet Timnas Sepakbola Indonesia sehingga mereka mudah sekali terprovokasi. Sebagai upaya perbaikan, alternatif solusi dilakukan dengan menggunakan pendekatan sains, di mana salah satunya dengan melibatkan pelatih mental untuk mendampingi para atlet. Pelatih mental akan membantu atlet mengatasi rasa takut, meningkatkan mental bertanding, membangkitkan rasa kompetisi, dan membantu pemulihan atlet paska cedera. Komisi X DPR RI sebaiknya mendorong Kementerian Olahraga untuk segera menerapkan alternatif solusi ini agar terjadi peningkatan prestasi atlet-atlet nasional di kancah internasional. Pendahuluan SEA Games 2017 telah selesai pada akhir agustus lalu. Kini saatnya melakukan evaluasi atas kinerja pengurus dan atlet-atlet Indonesia pada ajang olahraga dua tahunan se-ASEAN tersebut. Perolehan medali menempatkan Indonesia pada posisi ke-5, dengan meraih 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu. Dengan demikian Indonesia mempunyai prestasi yang sama dalam tiga SEA Games terakhir tahun 2017, 2015, dan 2013 yaitu tidak berhasil masuk peringkat tiga besar. Pada SEA Games tahun 2017 dan 2015, Indonesia berada di peringkat ke-5, sedangkan pada tahun 2013 peringkat ke-4. Dengan perolehan medali sebanyak 191 buah maka terjadi peningkatan jumlah medali pada SEA Games tahun 2017 dibandingkan tahun 2015 yang hanya berjumlah 182 medali. Akan tetapi jumlah tersebut masih di bawah perolehan medali tahun 2013 yang berjumlah 260 medali. Sementara perolehan medali emas menunjukan tren yang negatif, di mana pada tiga SEA Games terakhir *) Peneliti Muda Psikologi pada Bidang Kesejahteraan Sosial, Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI. Email: luckey_knap@yahoo.com