31 PENGENALAN WAJAH PADA SISTEM ABSENSI SECARA REAL TIME DENGAN METODE WAVELET Yessica Siagian *1 , Khairil Anwar 2 ,Jeperson Hutahaean 3 Program Studi Sistem Informasi, STMIK Royal Kisaran Jl. Prof. M. Yamin 173 Kisaran, Sumatera Utara 21222, Telp: (0623) 41079 E-mail: *1 yessiegnt@gmail.com, 2 khairilupi@gmail.com , 3 jepersonhutahaen@gmail.com Abstrak Pengenalan wajah seseorang merupakan suatu hal yang mudah dilakukan oleh manusia. Namun tidak demikian bagi sebuah mesin atau komputer yang belum dilengkapi dengan sistem cerdas. Proses pengidentifikasian wajah dimulai dari input citra dari web-camera, mengkonvolusi citra tersebut dengan kernel, menentukan lokasi titik ciri, dan sampai proses pengidentifikasian dengan menghitung kesamaan global antara wajah yang diuji dengan citra wajah yang ada pada referensi. Pencocokan wajah dilakukan dengan metode pengenalan wajah Gabor Wavelet, tujuan digunakannya metode Gabor Wavelet adalah untuk memunculkan ciri-ciri khusus dari citra wajah yang telah dikonvolusi terhadap kernel. Setelah dilakukan pengujian, diperolah hasil bahwa sistemini dapat mengidentifikasi wajah dengan tingkat akurasi baik. Beberapa kesalahan identifikasi terjadi karena ekspresi dan orientasi wajah pada saat pengujian berbeda dengan citra referensi. Kata Kunci : Absensi, Wajah, Wavelet, Kernel, Citra. 1. PENDAHULUAN Mengenali wajah seseorang merupakan suatu hal yang mudah dilakukan oleh manusia. Seseorang akan dengan mudah dan cepat mengenali wajah orang yang dikenali sebelumnya walaupun ekspresi wajah orang tersebut berbeda dari ekspresi wajah ketika dia bertemu, baik dalam kondisi terang atau pun gelap. Namun berbeda bila hal tesebut dilakukan pada sebuah sistem yang bekerja untuk mengenali wajah manusia. Salah satu teknologi yang mempelajari teknik identifikasi berdasarkan bagian- bagian tubuh atau perilaku manusia adalah teknologi biometrika. Pengenalan wajah manusia adalah salah satu dari pengenalan pola yang penting dalam dunia usaha. Misalnya saja, Pengenalan wajah dalam sistem absensi karyawan pada sebuah perusahaan adalah untuk mengontrol sumber daya manusia (SDM). Salah satu fungsi mengontrol SDM bertujuan meningkatkan potensi sumber daya manusia dan dalam rangka efisiensi perusahaan. Umumnya sistem absensi karyawan pada kantor dilakukan dengan manual sepertimengisi buku absen atau yang lebih maju lagi dengan menggunakan mesin absensi. Mesin absensi tersebut menggunakan kartu tempat mencetak tanggal, jam masuk serta jam pulang. Dilihat dari segi keamanan, sistem ini mempunyai banyak kelemahan, antara lain adalah absen karyawan bisa dititipkan oleh karyawan lainnya (absen fiktif). Hal ini tentu berakibat kerugian bagi perusahaan, karena karyawan tersebut tidak masuk kerja tetapi tetap diberi gaji. Untuk mencegah hal tersebut perlu dibuat sistem absensi karyawan yang tidak mungkin dilakukan manipulasi absen atau absen fiktif. Sistem pengenalan wajah merupakan sebuah solusi yang efektif, dimana sistem harus meng-capture wajah karyawan untuk proses absensi. Untuk proses penggunaannya, karyawan dihadapkan pada sebuah kamera webcam untuk pengambilan capture wajah karyawan dan mencocokkan dengan database wajah pada sistem. Jika wajahnya cocok dengan data, maka absensi karyawan disimpan dan dianggap sah. Jika wajah karyawan tidak cocok dengan database sistem, maka pengisian absen batal dan karyawan tersebut dianggap tidak hadir. Pencocokan wajah karyawan dilakukan dengan metode pengenalan wajah Gabor Wavelet, tujuan digunakannya metode Gabor Wavelet adalah untuk memunculkan ciri-ciri khusus dari citra wajah yang telah dikonvolusi terhadap kernel. 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang dilakukan untuk merancang sistem informasi terkait adalah : 1. Pengamatan (Observasi)