Sistem Informasi Penjualan berbasis Web menggunakan Metode Unified Modelling Language (UML) Dahlan Abdullah 1 , Zainal Asikin 2 dan Cut Ita Erliana 3 1 Program Studi Teknik Informatika, 3 Jurusan Teknik Industri Universitas Malikussaleh Reuleut, Aceh Utara, Aceh-Indonesia E-mail : dahlan.unimal@gmail.com, asyikin.btp@facebook.com, cutitha@gmail.com ABSTRAK Perdagangan elektronik tidak lagi harus memajangkan barang-barang atau jasa yang hendak ditawarkan ke konsumen di dalam lemari dan toko. Dalam sistem E-Commerce ini dapat memberikan informasi mengenai barang-barang yang ingin di tawarkan kepada konsumen. Dengan adanya sistem perdagangan eletronik, perusahaan bisa meningkatkan pendapatan dan keuntungan, serta bisa memangkas biaya-biaya operasional lainnya. Konsumen juga bisa mendapatkan efisiensi waktu dan lebih fleksibel dalam berbelanja dan bertransaksi. Perdagangan elektronik ini memberikan rasa aman secara fisik karena konsumen tidak perlu mendatangi langsung perusahaan atau toko untuk berbelanja, dan ini memungkinkan konsumen dapat bertransaksi secara aman sebab mungkin sebagian daerah tertentu sangat rawan jika berkendaraan dan membawa uang tunai dalam jumlah besar. Perdagangan elektronik pada gilirannya akan merangsang orang-orang gatek (gagap teknologi) untuk mempelajari teknologi sistem informasi ini demi kepentingan mereka sendiri, sehingga hal ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam melakukan penelitian penulis menggunakan metode penelitian yaitu, studi kepustakaan. Pembuatan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web menggunakan bahasa pemodelan UML (Unified Modelling Language) dengan database MySQL dan bahasa pemograman PHP. Key : E-Commerce, UML (Unified Modelling Language), web 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah berkembang cukup pesat, sehingga telah banyak membantu proses kegiatan manusia dalam melakukan aktifitasnya sehari-hari. Bahkan dalam dunia perdagangan pun telah memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan pelayanannya kepada konsumen secara instan. Dulu orang berbelanja atau bertransaksi barang dan jasa harus bertemu dalam suatu tempat yang disebut pasar. Hal ini tentunya telah membuang waktu, dan jarak yang harus ditempuh oleh konsumen untuk mencari kebutuhannya. Mengingat tingginya mobilitas manusia menuntut dunia perdagangan mampu memenuhi permintaan konsumen secara instan. Dengan menggunakan teknologi komputer, komunikasi dan informasi, hal ini tentunya sangat berguna bagi para pedagang barang, penyedia layanan jasa dan konsumen