0 PEMIKIRAN SEKULERISASI NURCHOLISH MADJID Muhajir, MSI. A. Pendahuluan Islam di Indonesia tampaknya tidak terlepas dari proses pembaharuan pemikiran, sebagaimana yang diungkapkan oleh Snouck Hurgronje: “Setiap priode baru dalam sejarah pembaharuan mengharuskan suatu masyarakat beragama untuk melakukan revisi umum atas pemahaman terhadap isi ajaran mereka”. 1 Keinginan untuk memperbaharui sikap keagamaan seperti mengikishabis bid’ah, khurafat, tahayul dan lebih dari itu dijajah oleh kolonialsme Barat akhirnya mengilhami munculnya gerakan moderisme Islam. Mengingat proses pembaharuan Islam di Indonesia, yang secara sosio- kultural telah dimatangkan oleh adanya pengaruh-pengaruh asing, sehingga implikasinya menyebabkan kita dihadakan dengan suatu kebudayaan yang lain dari kebudayaan-kebudayaan yang datang sebelumnya. Pengaruh ini mendorong para pembaharu untuk merombak cara hidup umat Islam disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini dikarenakan Islam merupakan satu-satunya agama yang meletakan akal pada posisi yang cukup baik, dan menganjurkan penerapan penemuan-penemuan ilmiah. Untuk memahami pembaharuan Islam di Indonesia, perlu dipahami pula konteks yang melatarbelakangi lahirnya pembaharuan Islam ini diharapkan mengerti tema-tema penting yang berkembang dan kecenderungan pemikiran pembaharuan yang terjadi di Indonesia. Demikian dalam memahami pemikiran Nurcholish Madjid harus mengetahu apa yang melatarbelakanginya. Dalam makalah ini akan membahas secara spesifik pemikiran beliau tentang sekulerisasi. B. Pembahasan 1 Harry J. Benda, Bulan Sabit dan Matahari Terbit, Islam Indonesia pada Masa Pendudukan Jepang, (Jakarta: Pustaka Jaya, 1980), hlm. 7.