e-Journal keperawatan (e-Kp) Volume 3 Nomor 2 Mei 2015 1 HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU MANADO Ficher Tambuwun Amatus Yudi Ismanto Wico Silolonga Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Email: fizriceng@ymail.com ABSTRACT :Diarrhea is an illness in which the body’s solid waste is more liquid than usual, comes out of the body more often, and is possibly containing blood and mucus. Diarrhea is caused by infection factors, malabsorption ( disruption in the absorption of vitamins ), food consumption, and also psychological factors. Diarrhea cases at the Bahu Health Centre ranked at 6 out of 10 in priority. The aim of this research is to identify the sanitary conditions of school children at Bahu Health Centre, as well as to analyze the correlation between the sanitary conditions and the diarrhea cases in elementary school children. Data samples have been collected for this research which consist of 60 respondents and can be used for purposive sampling. Design methodology of this research employs the result of this research demonstrates a distinct correlation between the sanitary conditions and diarrhea cases in school children at Bahu Health Centre. Sugestions For future studies, to further analyze other contributing factors of diarrhea such as food consumption, culture, and hand-washing habits. Keywords :Sanitary Conditions, golden age ABSTRAK:Diare adalah defekasi encer lebih dari tiga kali sehari, dengan atau tanpa darah dan/atau berlendir dalam feses, Diare disebabkan oleh faktor infeksi, malabsorbsi (gangguan penyerapan zat gizi), makanan dan faktor psikologis. Kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado menempati peringkat ke 6 dari 10 penyakit yang menjadi prioritas.Tujuan penelitian ini untuk Mengidentifikasi sanitasi lingkungan pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado dan untuk Menganalisis hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak sekolah dasar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden yang dapat digunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectionaldan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner.Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado. Saran untuk penelitian lain kiranya dapat meneliti mengenai faktor-faktor lain seperti makanan, budaya, mencuci tangan yang dapat mengakibatkan diare. Kata Kunci :Sanitasi Lingkungan, anak usia sekolah