Substansiasi Agama dan Banalitas Media Oleh Arief Permadi, dkk 1 Abstrak Tulisan ini membahas bagaimana substansi pesan-pesan agama dapat diseminasikan melalui media dengan tanpa harus menampilkan simbol-simbol keagamaan yang kentara. Sementara, pada saat yang sama, praktik penggunaan media yang begitu intens untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan telah menimbulkan banalitas media, yang pada gilirannya, pesan-pesan agama itu kehilangan "ruhnya" sebagai obor penerang. Kata kunci: agama, banalitas, media Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi memberi pengaruh besar bagi masyarakat. Era dunia maya membawa perubahan luarbiasa dalam tatanan komunikasi umat manusia. Banyak aspek komunikasi telah berubah. Bahkan teori-teori jurnalisme, sistem media, dan atau teori media yang ada juga terimbas akibat keberadaan dunia maya yang disertai pesatnya kemajuan di bidang teknologi informasi ini. Pergeseran konseptual juga menimpa aspek etika, kebebasan, hukum, dan beragam aspek lainnya, yang pada gilirannya juga berimbas pada cara pandang, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap terpaan informasi yang mereka terima, termasuk pada pesan-pesan agama. Tulisan ini membahas bagaimana substansi pesan-pesan agama dapat diseminasikan melalui media dengan tanpa harus menampilkan simbol-simbol keagamaan yang kentara. Pada saat yang sama, praktik penggunaan media yang begitu 1 Oleh Arief Permadi (2170100027). Penulis yang berpartisipasi: Asep Kamil Astori (2170100028) dan Masrudi (2170100044). Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas matakuliah” Agama, Masyarakat dan Media”, Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, 2017. Dosen Pengampu Dr H Agus Ahmad Syafei, M.Ag