ALOTROP Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia. 2017: 1(2): 85-88 ISSN 2252-8075 Gusti, N, Amrul Bahar, Dewi Handayani 85 STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MENGGUNAKAN MEDIA CHEMICAL DOMINO CARD DAN FLASH CARD Nina Gusti *1 , Amrul Bahar 2 , Dewi Handayani 3 1,2,3 Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP, Universitas Bengkulu e-mail : nina_gusti@ymail.com Abstract [COMPARISON STUDY OF COOPERATIVE LEARNING USING CHEMICAL DOMINO CARD AND FLASH CARD MEDIA] This study aims to measure differences in the results of chemistry learning between experimental class 1 classes that apply Chemical Domino Card learning media with experimental class 2 that apply Flash Card media at nomenclature of chemical compounds topics in class X IPA SMA Negeri 2 Kota Bengkulu at 2016 / 2017 academic year. Use of these two learning media is considered from the practicality, advantages, and effectivenes The type of research is a quasi experimental research with the population of all students of class X MIPA in SMA Negeri 2 Kota Bengkulu at 2016/2017 academic year , which a sample class is X MIPA E and X MIPA F. Implementation of research conducted by using two experimental class, X MIPA E which uses Chemical Domino Card media and class X MIPA F using Flash Card media. Data analysis used are mean value, homogeneity test, normality test and t test. The average value of posttest experimental class I for first and second meeting is 77,5 and 79,72, while for experiment class II is 86,94 and 88,61. Then t test is done by using difference of pretest and posttest value of student, which is obtained that both at first meeting and second t count> t table that is 2,44> 2,38081 (first meeting) and 2,81> 2,38081 (second meeting ). The results of this study indicate that there is a significant difference of student learning outcomes using Chemical Domino Card and Flash Card media on the nomenclature of chemical compounds. Keywords : Chemical Domino Card media, Flash Card media, Learning Outcomes Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan hasil belajar kimia antara kelas kelas eksperimen 1 yang menerapkan media pembelajaran Chemical Domino Card dengan kelas eksperimen 2 yang menerapkan media pembelajaran Flash Card pada materi materi tata nama senyawa kimia di kelas X IPA di SMA Negeri 2 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017.Penggunaan kedua media pembelajaran ini dipertimbangkan dari kepraktisan, kelebihan, dan efektif untuk dilakukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X MIPA di SMA N 2 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017 dan sampel penelitian adalah kelas X MIPA E dan kelas X MIPA F. Pelaksanaan penelitian dilakukan menggunakan dua kelas eksperimen, yaitu kelas X MIPA E menggunakan media Chemical Domino Card dan kelas X MIPA F menggunakan media Flash Card. Analisa data yang digunakan adalah nilai rata-rata, uji homogenitas, uji normalitas dan uji t. Nilai rata-rata postest kelas eksperimen I untuk pertemuan pertama dan kedua adalah 77,5 dan 79,72, sedangkan untuk kelas eksperimen II adalah 86,94 dan 88,61. Kemudian dilakukan uji t dengan menggunakan selisih nilai pretest dan postest siswa, yang mana diperoleh bahwa baik pada pertemuan pertama dan kedua t hitung >t tabel yaitu adalah 2,44>2,38081 (pertemuan pertama) dan 2,81>2,38081 (pertemuan kedua). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar siswa yang menggunakan media Chemical Domino Card dan Flash Card pada materi tata nama senyawa kimia. Kata kunci : Media Chemical Domino Card, Media Flash Card, Hasil Belajar PENDAHULUAN Pendidikan adalah suatu interaksi manusia antara pendidik atau guru dengan anak didik agar dapat menunjang pengembangan manusia seutuh- nya [1]. Dalam upaya memperbaiki sistem pendidi- kan antara lain dilakukan dengan pembaharuan ku- rikulum, seperti kurikulum 2013 yang diterapkan oleh pemerintah pada saat ini [2]. Dalam kurikulum 2013, di dalamnya ada mata pelajaran kimia, yang mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat yang melibatkan keterampilan dan penalaran [3]. Hasil observasi di kelas X MIPA SMA Negeri 2 Kota Bengkulu, diperoleh beberapa fakta yaitu yaitu rerata hasil belajar peserta didik yang masih belum mencapai kriteria ketuntasan minimal 75, yang diduga disebabkan beberapa faktor seperti penyajian yang kurang menarik, motivasi yang