Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 1 November 2016 Copyright © 2016 SESINDO ANALISIS FAKTOR KONDISI FASILITAS, PENGARUH SOSIAL, KUALITAS LAYANAN DAN INTENSI PENGGUNAAN PADA ADOPSI SIAK OLEH MAHASISWA STIMIK ESQ Bayu Kelana Program Studi Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen dan Ilmu Komputer ESQ Lantai 19, Menara 165, Jl TB. Simatupang Kav 1, Cilandak, Jakarta Selatan, 12560 Telp : (021) 29406999, Fax : (021) 7884165 E-mail : bayu@esqbs.ac.id Abstrak Permasalahan dalam pengembangan, implementasi dan penggunaan sistem informasi banyak terletak pada interaksi antara manusia, organisasi dan faktor teknikal yang tidak dapat dipisahkan, termasuk SIAK (Sistem Informasi Akademik). Dengan mengacu model UTAUT dan model kesuksesan sistem informasi DeLone & McLean, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan faktor kondisi fasilitas, kualitas layanan, pengaruh sosial dan intensi penggunaan secara kontinyu dalam adopsi SIAK. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner terhadap 69 mahasiswa STIMIK ESQ. Data yang didapat dianalisis menggunakan SMART PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fasilitas dan kualitas layanan berpengaruh siginifikan pada faktor pengaruh sosial. Kata kunci: UTAUT, Model Kesuksesan Sistem Informasi, Adopsi SI, Sistem Informasi Akademik Challenges in the process of development, implementation and use of the information system lie in the interaction among people, organization, and technical issues, which are inseparable, including in the SIAK(academic information system). Applying the UTAUT model and DeLone &McLean’s IS Success Model, this research aims to understand the relationship between of some factors, namely the provided facilitatingcondition, service quality, social influence and intention of continued use in the SIAK adoption. Therefore, thisresearch uses survey method, using questionnaire to 69 students of STIMIK ESQ in one higher institution of management and computer science. The findingreveals that the provided facilitating condition and service quality have impact on social influence. Keyword: UTAUT, IS Success Model, IS Adoption, Academic Information System 1. PENDAHULUAN Dalam dunia pengembangan model penerimaan teknologi, variabel pengaruh sosial dan kondisi fasilitas pendukung mulai ditemukan Venkatesh, Moris dan Davis di tahun 2013 dari TAM (Technology Acceptance Model) sebagai model lama, menjadi model baru yang dinamakan UTAUT [1].Disamping UTAUT, ada variabel penting lain yang menjelaskan kemampuan pelayanan TI[2]. DeLone and McLean menyebutnyafaktor kualitas pelayanan ini sebagai bagian yang bisa menjelaskan minat dan penggunaan TI, khususnya dalam layanan berbasis online. Kualitas layanan akan berkembang dengan memiliki karakteristik dan fitur sistem yang bersifat individual, yang dapat memprediksi adopsi teknologi-teknologi berbasis internet [3]. Secara empiris, banyak studi yang menggunakan kualitas layanan sebagai faktor yang mempengaruhi minat dan prilaku penggunaan teknologi berbasis internet baik secara langsung[4][5]maupun secara tidak langsung [2][6].Albugami dan Bellaaj kemudian membuat model baru yang mengkombinasikan UTAUT2 (hasil pengembangan UTAUT lanjutan) dan kualitas layanan untuk mengevaluasi adopsi internet banking. Model ini mampu lebih kuat menjelaskan berbagai variasi yang mempengaruhi minat dan prilaku penggunaan TI dibandingkan UTAUT ataupun UTAUT2 [7]. Penelitian ini mengkaji penggabungan model penerimaan dan model kesuksesan dalam menerapkan sistem informasi. Ada dua penelitian di Indonesia yang mengkaji penggabungan model penerimaan dan model kesuksesan dalam menerapkan SIAK (Sistem Informasi Akademik).Pertama, penelitian oleh Hermawiriawati di tahun 2010, dilakukan dengan mengacu pada teori TAM dan teori Leyland [8]. Kedua, penelitian oleh Shiva Nur Annida di tahun 2014, dilakukan dengan mengkaji penggabungan model DeLone McLean dengan beberapa PDF Creator - PDF4Free v3.01 http://www.pdf4free.com