196 PENGARUH FORMULA PUPUK HAYATI TERHADAP KADAR N-TOTAL, SERAPAN P, DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG Taufiq Bachtiar*, Ania Citraresmini dan Sudono Slamet Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir Nasional. Jln. Lebak Bulus Raya Pasar Jumat. Kotak Pos 7002. JKSKL. Jakarta. 12070. Telepon. 021-7690709 ext 226. Fax. 021-7513270. *E-mail: taufiqb@batan.go.id Diterima: 17/10/2017 Direvisi: 22/11/2017 Disetujui: 31/12/2017 ABSTRAK Penggunaan pupuk hayati untuk meningkatkan tanaman harus terus ditingkatkan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Jonggol, Bogor, Jawa Barat dari bulan Oktober 2010 sampai Maret 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji efektivitas pupuk hayati untuk produksi jagung (Zea mays L.) juga untuk mengetahui pengaruhnya pada Nitrogen dan P tanaman. Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan dalam penelitian ini dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah: K = kontrol tanpa pupuk kimia dan tanpa inokulasi; R = pupuk rekomendasi (NPK) tanpa diinokulasi; A = diinokulasi dengan Azotobacter vinelandii + pupuk 1 / 2 NPK; B = diinokulasi dengan Bacillus cereus + 1 / 2 NPK; C = diinokulasi dengan Bacillus megantherium + 1 / 2 NPK; dan ABC = kombinasi dari Azotobacter vinelandii + Bacillus cereus + Bacillus megantherium + 1 / 2 NPK. Bahan pembawa berupa gambut telah diradiasi dengan sinar gamma pada dosis 50 kGy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati ABC memberikan hasil tertinggi terhadap serapan N, serapan P, tinggi tanaman, dan berat kering tongkol jagung. Kata kunci: Azotobacter vinelandii, Bacillus cereus, Bacillus megantherium, pelarut fosfat, penambat nitrogen THE EFFECT OF FERTILIZER FORMULA ON N-TOTAL, UPTAKE P, AND CORN PLANT GROWTH ABSTRACT The application of biofertilizers on sub-optimal land to improve crops has to be increased to reduce chemical fertilizers. The study was conducted in District Jonggol Bogor West Java from October 2010 to March 2011. The objectives of these research were to test the effectiveness of isolates for corn (Zea mays L.) production and to investigate the influence of each isolates on total Nitrogen and P uptake for the plant. Randomized Block Design (RBD) was used in this experiment with six treatments and three replicates. The Treatment were: K = control without NPK fertilizer and uninoculated; R = Full chemical fertilizer (NPK) without inoculated; A = inoculated with Azotobacter vinelandii + 1 / 2 NPK fertilizer; B = inoculated with Bacillus cereus + 1 / 2 NPK fertilizer, C = inoculated with Bacillus megantherium + 1 / 2 NPK fertilizer; and ABC = combination of A + B + C + 1 / 2 NPK fertilizer. Peat Carrier has been irradiated