145 MEMETRI KALI WINONGO Sebuah tradisi dalam Pelestarian lingkungan di Kampung gampingan Yogyakarta Sidhi Pramudito 1) , Yustina Banon 2) Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta 1,2) Email : sidhipramudito@gmail.com 1) E-mail: yustina.banon@gmail.com 2) Abstract Winongo River is one of the rivers lowing across Yogyakarta City. It tends to have degradation in environmental quality. This condition can be the result of narrowing river due to the growth of unplanned settlements. Several attempts have been prepared to bring back and to conserve the surrounding river environment. This paper aims to describe the activity of ‘Memetri Kali Winongo’ that is a tradition for conserving natural environment. In the local wisdom concept, the effort to conserve the environment not only in terms of practical activity technique, but also in balancing human life and their surrounding environment. The value of Memetri Kali Winongo in Kampong Gampingan consists of thanksgiving for the given water, hope, and togetherness in maintaining and managing the environment. This study uses descriptive approach and literature review related to the local wisdom concept of the Memetri Kali Winongo procession. The results show that there are universal values constructed from local activities of Memetri Kali Winongo, i.e thanksgiving, signiicant awareness of maintaining natural environment, responsiveness to share and utilise natural space, and togetherness among people to conserve the environment. Keywords: local wisdom, Memetri Kali Winongo, environmental conservation Abstrak Kali Winongo merupakan salah satu kali/sungai yang mengalir di kota Yogyakarta, dimana saat ini sungai tersebut mengalami degradasi kualitas lingkungan yang serius. Hal ini ditandai dengan semakin sempitnya badan sungai akibat desakan permukiman yang tumbuh tidak terencana. Beberapa upaya telah dilakukan guna mengembalikan dan melestarikan lingkungan sungai maupun sekitarnya. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan kegiatan Memetri Kali Winongo yang merupakan suatu tradisi dalam upaya pelestarian lingkungan. Dalam konsep kearifan lokal upaya melestarikan lingkungan tidak hanya sebatas melakukan kegiatan teknis semata namun juga memiliki makna menjaga keseimbangan kehidupan manusia dengan alam semestanya. Makna dari Memetri Kali Winongo yang dilakukan di Kampung Gampingan yaitu ungkapan rasa syukur atas hadirnya air dan Kali Winongo, pengharapan, dan ungkapan persaudaraan. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dan semangat bersama dalam menjaga lingkungan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan analisis literatur mengenai konsep kearifan lokal dikaitan dengan prosesi pada kegiatan Memetri Kali Wiongo. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa banyak nilai-nilai yang bersifat universal yang coba dibangun dalam penyelenggaraan Memetri Kali Winongo yaitu rasa syukur atas karunia air dan sungai, kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, kesadaran berbagi ruang dengan alam semesta, dan kebersamaan dalam usaha melestarikan lingkungan. Kata kunci: kearifan lokal, Memetri Kali Winongo, pelestarian lingkungan