Kalimah: Jurnal Studi Agama-Agama dan Pemikiran Islam Vol. 07 No. 02, September 2007 Fakultas Usuhuluddin Institut Studi Islam Darussalam Gontor, Ponorogo. 15 RELEVANSI ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN KONTEMPORER Oleh: Harda Armayanto * Institut Studi Islam Darussalam Gontor, Ponorogo Email: harda_faza@yahoo.com Abstrak Geliat Islamisasi ilmu pengetahuan nampaknya sudah mulai didengungkan. Islamisasi sebagai sebuah konsep memerlukan penjelasan- penjelasan yang komprehensif. Mengislamkan ilmu bukanlah pekerjaan mudah seperti labelisasi. Namun yang perlu diingat dalam mengislamkan ilmu adalah harus mampu mengidentifikasi pandangan hidup Islam (the Islamic worldview) sekaligus mampu memahami budaya dan peradaban Barat. Tulisan sederhana ini hendak ȁmenguakȂ keburukan westernisasi ilmu dengan menguraikan latar belakang sejarahnya dan dampak yang ditimbulkanya, sehingga Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer merupakan solusi yang tepat ditawarkan untuk mengobatinya. Kata Kunci: Islamisasi, Ilmu Pengetahuan, Barat, Westernisasi Pendahuluan Teori ilmu merupakan wacana yang sangat penting, terutama pada masa sekarang. Dominasi pandangan ilmiah modern (Barat) telah begitu dalam merasuki pola pikir keilmuan kita, sehingga kita tidak merasakannya lagi sebagai sesuatu yang asing, apalagi aneh dalam pandangan keilmuan (epistimologi) kita. Begitu dalam penetrasi pandangan ilmiah modern ke dalam kesadaran kaum intelektual kita, sehingga banyak dari mereka mengadopsi secara tidak kritis bahkan fanatik sebagai pandangannya sendiri. Pikiran mereka telah begitu tertutup, sehingga bahkan hampir percuma menawarkan kepada mereka suatu pandangan ilmiah alternatif. * Program Studi Ilmu Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin, Institut Studi Islam Darussalam Gontor. Jl. Raya Siman Km. 06, Ds. Demangan, Kec. Siman, Kab. Ponorogo, Jawa Timur.