Jurnal STMKG – SKRIPSI 2016 1 Analisis Karakteristik Kejadian Hujan Sangat Lebat di Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Menggunakan Metode Analisis Parameter Sounding Analysis of Characteristic of Very Heavy Rainfall in Sam Ratulangi Manado Meteorology Station Using Method of Sounding Parameter Analysis Teguh Setyawan 1 , Miming Saepudin 2 1 Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Jakarta 2 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Jakarta Email :teguhsetyawan@yahoo.com ABSTRAK Proses kejadian hujan lebat erat kaitannya dengan kondisi stabilitas udara, sehingga data stabilitas udara sangat diperlukan untuk menentukan kondisi cuaca dan sebagai acuan dalam melakukan prakiraan jangka pendek (nowcasting). Kondisi stabilitas udara dapat dianalisis dari data pengamatan udara atas dengan pengamatan radiosonde. Dari data-data tersebut akan didapatkan parameter stabilitas udara sebagai acuan dalam menentukan kondisi cuaca dan pertumbuhan awan konvektif sehingga potensi hujan lebat dan badai guntur dapat diprediksi. Dari hasil kesimpulan didapatkan bahwa kondisi atmosfer di Manado selalu disertai geser angin vertikal ketika terjadi hujan sangat lebat. Daerah geser angin ini mempercepat massa udara terangkat ke atas sehingga banyak muncul awan konvektif. Profil kelembaban vertikal menunjukkan bahwa ketika periode bulan kering, kelembaban udara cukup rendah di lapisan 850 mb yaitu dibawah 70 %, kelembaban yang rendah ini mempengaruhi jenis awan yang tumbuh. Dalam tiga periode yaitu bulan kering, bulan basah, dan bulan peralihan indeks stabilitas yang bagus untuk mendeteksi potensi hujan sangat lebat adalah Lifted Index (LI) dengan kisaran nilai indeks (-4) – (-2), K-index (KI) dengan nilai indeks > 40, Showalter Index (SI) dengan kisaran nilai indeks 0 – (-3), sedangkan indeks CAPE, SWEAT dan Total-Totals masih kurang baik dalam merepresentasikan cuaca buruk. Kata Kunci : radiosonde, cumulonimbus, RAOB, indeks stabilitas ABSTRACT The heavy rain process closely related to the stability conditions of the air, so the air stability data are needed to determine the weather conditions and as a reference in making short-term forecasts (nowcasting). Air stability condition can be analyzed from the upper air data observations with the radiosonde observations. From these data we will get the air stability parameters as a reference in determining the weather conditions and the growth of convective clouds, so that the potential of heavy rain and thunderstorms can be predicted. From the results obtained the conclusion that the atmospheric conditions in Manado always accompanied by vertical wind shear in the event of very heavy rain. This wind shear area accelerates air mass moving upward then so many convective clouds appear. Vertical humidity profile shows that when dry month period, the air moisture is quite low at 850 mb layer that is below 70%, the low humidity affects the type of cloud. In the three-month period, dry month period, wet month period, and transitional month period show that the best stability index to detect the potential for very heavy rain is Lifted Index (LI) with the index value ranges (-4) - (-2), K-index (KI) with index values> 40, Showalter index (SI) with the index value ranges 0 - (- 3), while the index of CAPE, SWEAT and Total-Totals still not good in bad weather represents. Keywords: radiosonde, cumulonimbus, RAOB, stability index