51 ISSN 2442 - 9732 (Online) ISSN 0216 - 3780 (Print) Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 11 No. 1 Maret 2018 : 51-66 Doi: http://dx.doi.org/10.25105/jmpj.v10i1.2516 PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DAN TURNOVER INTENTION Agi Syarif Hidayat Universitas Swadaya Gunung Jati agi.unswagati@gmail.com Abstract The high level of employee turnover in the marketing department at PT. Toyamilindo indicates low organizational commitment and high turnover intention. The purpose of this study is to determine the effect of job satisfaction on organizational commitment and turnover intention. Quantitative methods are used in this study. Population is the employees of marketing department at PT. Toyamilindo with 50 people. Sampling technique used is sampling saturated with the number of samples of 50 people. Data collection technique uses questionnaires and regression analysis. Finding on the research results shows that there are positive and significant influence of job satisfaction on organizational commitment and negative and significant influence of job satisfaction on turnover intention, and also the influence of organizational commitment on work satisfaction to turnover intention. The managerial implications of corporate leaders must improve employee work satisfaction, especially in terms of salary. Keywords: job satisfaction; organizational commitment; and turnover intention. PENDAHULUAN Sumber Daya Manusia (SDM) berperan penting dalam kemajuan organisasi. Sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam memberikan layanan, sumber inovasi dan kreativitas melalui pemikirannya, dan hal tersebut dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan dapat menjadi keunggulan bersaing bagi perusahaan (Hariandja, 2002; Pitaloka, 2017). Melihat pentingnya peran SDM tersebut, maka sudah seharusnya setiap organisasi dapat menjaga loyalitas atau komitmen karyawan terhadap organisasi agar karyawan tetap bertahan dalam organisasi. Salah satu topik hangat yang sedang diperbincangkan adalah masalah turnover. Kecenderungan keluar-masuk karyawan belakangan ini telah mengalami peningkatan secara umum di seluruh dunia (Sanjeev, 2017). Dampak terjadinya turnover yang menjadi beban utama perusahaan ialah waktu serta biaya baru untuk merekrut karyawan baru (Waspodo, Handayani, & Paramita, 2013). Tidak sedikit perusahaan yang frustasi dikarenakan karyawan yang berkualitas hasil dari rekrutmen memilih kerja di organisasi lain (Muliyadi, Hamid, & Mustikasari, 2010). Pentingnya masalah tersebut digarisbawahi karena turnover dapat