PL-17 Seminar Nasional Tahunan XII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan, 8 Agustus 2015 FRAGMEN PIGMEN PROTEIN N.oculata PADA IKAN KERAPU TERINFEKSI VIRAL NERVOUS NECROSIS DALAM MENGINDUKSI TNF-α Uun Yanuhar* 1 , Kusriani 1 , Diana Arfiati 1 , Sukoso 1 , Nicodemus Dahokhlory 2 , Ahmad Khumaidi 3 1 lab. Ilmu –ilmu perairan dan bioteknologi lingkungan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang, Indonesia 2 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia. 3 Akademi Perikanan Ibrahimy. Pondok Pesantren Salafi’iyah, Sukorejo-Banyuputih, Situbondo. Korespondensi email : uunyanuhar@yahoo.com; doktoruun@ub.ac.id Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fragmen pigmen protein (fpp) mikroalga laut Nannochloropsis oculata dalam menghambat VNN pada ikan kerapu tikus yang ditandai dengan berfungsinya sel TNF-pada jaringan ikan kerapu tikus yang terinfeksi VNN. Metode Penelitian ini adalah eksperimen dan deskriptif yakni menguji secara in vivo crude fragmen pigmen protein N. oculata pada ikan kerapu uji dan mengukur respon antiviral yakni pengamatan histologik, inhibisi molekul haemaglutinin (IH) terhadap VNN, respon TNF–dengan imunohistokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fpp mikroalga laut N. oculata yang diinnnduksikan secara invivo pada ikan kerapu tikus mampu menekan infeksi VNN yang ditunjukkan dengan daya inhibisi molekul haemaglutinin Fpp dengan VNN, dengan terukurnya ekspresi TNF-pada jaringan mata ikan kerapu tikus (positif VNN) dibandingkan dengan kontrol. Simpulan penelitian ini bahwa Fpp dari mikroalga laut N. oculata dapat dikembangkan dan dieksplorasi lebih lanjut untuk pemurnian Fpp sebagai bahan kandidat antiviral yang secara molekuler dan semikualitatif respon antiviral dapat ditunjukkan oleh respon sel imun yakni sel TNF-. Kata-kata kunci: Fpp, ikan kerapu, N. oculata, TNF-, VNN. Pengantar Infeksi virus VNN telah diketahui menyerang lebih dari empat puluh jenis spesies ikan laut, diantaranya adalah stadia larva dan juvenil yang bisa menyebabkan kematian ikan dengan prevalensi hamipir 100%. Ikan sebelum mengalami kematian terlebih dahulu mengalami gejala seperti vacuolisasi pada sistem saraf pusat dan retina, warna hitam dan pucat, sampai ikan berputar putar dibawah dalam wadah pemeliharaan (Yuanita et. al, 2013). Hal ini berkaitan dengan menurunnya fungsi imun tubuh ikan. Salah satu cara diantaranya untuk penanggulangan VNN adalah upaya pencegahan dengan cara meningkatkan respon antibodi pada ikan. Penelitian ini mengeksplorasi fragmen pigmen protein (fpp) dari mikrolaga laut Nanochloropsis oculata (N. oculata). Mikroalga laut yang memiliki klorofil dan merupakan salah satu jenis dari golongan alga hijau. N. oculata pada penelitian sebelumnya diketahui memiliki kandungan Peridinin Chlorophyl Protein (PCP) (Yanuhar, 2013). PCP adalah trimer protein yang dapat digunakan sebagai anti bakteri dan virus. PCP juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk menstimulus kinerja antibodi pada ikan sebagaimana diterangkan oleh Pinto et al., (2000). Peneliti terdahulu juga menyebutkan bahwa PCP yang diekplorasi dari mikroalga laut N.oculata, secara in vivo dapat menstimulus respon sel imun ikan (Yanuhar, 2015). Sel imun TNF merupakan jenis sitokin utama yang terjadi karena adanya respon inflamasi akut yang disebabkan oleh infeksi patogen. Infeksi dalam jumlah berlebih dapat memicu dihasilkannya TNF dalam sel tubuh dengan jumlah besar, kondisi ini yang seringkali menimbulkan reaksi sistemik (Shirato et. al. 2007). Fragmen pigmen protein (FPP) merupakan bagian pigmen yang terdiri dari molekul protein dan dapat divisualisasi dengan identifikasi protein menggunakan sodium dodecyl sulfate polyacrylamide gel electrophoresis (SDS-Page) fari protein. Dalam penelitian ini fpp akan diujikan secara in vivo pada ikan dan diliat respon imun ikan yang terbentuk yakni dalam bentuk respon imun TNF-.