143 December 2015 (Vol 2 No 3) Original Article Evaluasi Aktivitas Antioksidan Senyawa 4-[(E)-2-(4-okso- 3-fenilkuinazolin-2-il)etenil]-benzensulfonamida dan Analognya Catur Jatmika 1 , Baitha Palanggatan Maggadani 1 , Hayun 1 1 Fakultas Farmasi, Universitas Indonesia, Depok 16424 Email: caturjatmika@farmasi.ui.ac.id Abstrak Senyawa turunan kuinazolinon diketahui memiliki aktivitas biologi yang luas termasuk sebagai antioksidan. Senyawa turunan kuinazolinon 4-[(E)-2-(4-okso-3- fenilkuinazolin-2-il)etenil]-benzensulfonamida dan analognya (2a-f) telah disintesis dan diketahui memiliki aktivitas sebagai inhibitor siklooksigenase-2 selektif. Pe nelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antioksidan senyawa 4-[(E)-2-(4-okso- 3-fenilkuinazolin-2-il)etenil]-benzensulfonamida dan analognya dengan metode scavenging radikal DPPH, metode aktivitas potensial reduksi besi, dan metode Fosfomolibdate. Hasil penelitian menunjukkan senyawa 2c, 2e, dan 2f memiliki aktivitas % inhibisi dan antioxidant yang lebih tinggi untuk dibandingkan dengan senyawa 2a, 2b dan 2d. Analisa dengan metode scavenging radikal DPPH menunjukan % inhibisi senyawa 2c, 2e, dan 2f secara berturut-turut adalah 4,8%, 3,46%, dan 3,68% pada konsentrasi larutan senyawa 1000 µg/mL. Sedangkan kapasitas total antioksidan senyawa 2c, 2e, dan 2f secara berturut-turut adalah 37,93, 33,4, dan 46,3 µg ekivalen asam askorbat/mg senyawa. Namun aktivitas antioksidan senyawa (2a-f) masih lebih rendah dibandingkan dengan standar asam askorbat. Abstract Quinazolinone derivative compounds exhibit a broad spectrum of biological activity, including antioxidant. Quinazolinone derivative compound 4-[(E)-2-(4-oxo-3- phenyl quinazolin-2-yl)ethenyl]-benzensulfonamida and its analogs (2a-f) have been synthesized and demonstrated its activity as a selective inhibitor of cyclooxygenase-2. The aim of this research was to evaluate the antioxidant activity of compound 4-[(E) -2-(4-oxo-3-fenilkuinazolin-2-yl)ethenyl]-benzensulfonamida and its analogs with DPPH radical scavenging method, ferric reducing activity potential (FRAP), and phosphomolybdenum method. The experiment revealed that the % inhibition and antioxidant capacity of compound 2c, 2e and 2f were higher compared to compound 2a, 2b and 2d. The DPPH radical scavenging analysis found that the % inhibition of compound 2c, 2e and 2f at high concentration of compound solution (1000 µg/mL) were 4.8 %, 3.46 %, and 3.68 %, respectively. While the total antioxidant capacity of compound 2c, 2e and 2f were recorded 37.93, 33.4, and 46.3 µg ascorbic acid equivalence/mg of compound, respectively. However the antioxidant activity of all synthesized compounds (2a-f) were lower than the standard ascorbic acid. Keywords : quinazolinone, scavenging activity, ferric reducing activity potential, phosphomolybdenum