ISSN: 1978-1520 Prosiding Semnas Hayati IV Universitas Nusantara PGRI Kediri 278 Penerapan Model Pembelajaran PjBL dengan Tugas Analisis Kritis Artikel (AKAR) Berbasis Lesson Study untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang Dwi Setyawan Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Raya Tlogomas No.246 Malang 65144 email: dwis091187@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar mahasiswa setelah diterapkan model pembelajaran PjBL dengan tugas Analisis Kritis Artikel (AKAR) dan menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar mahasiswa setelah diterapkan model pembelajaran PjBL dengan tugas Analisis Kritis Artikel (AKAR) mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan, setiap siklus terdiri atas 3 kali pertemuan selama 2 jam pelajaran (2x50 menit). Setiap siklus tindakan yang dilaksanakan terdiri atas empat tahapan. Pada penelitian ini di masing-masing pertemuan baik untuk siklus I maupun siklus II dilaksanakan dengan Lesson Study (LS) yaitu memenuhi 3 tahapan Plan, Do, dan See. Kata kunciPjBL, Akar, kritis, hasil, Lesson Study PENDAHULUAN Aktif dalam pembelajaran merupakan proses keterlibatan secara langsung yang timbul karena perubahan pengalaman, kreasi pengetahuan melalui pengelolahan informasi, dan perubahan prilaku belajar. Untuk mewujudkannya pendidik mengupayakan pembelajaran yang bermakna. Kebermaknaan akan memberikan kesan mendalam sehingga pengalaman belajar mahasiswa tidak mudah hilang karena tersimpan di memori dalam waktu yang lama. Sebagaimana disebutkan oleh Johnson, ketika mahasiswa mempelajari sesuatu dan dapat menemukan makna, maka makna tersebut akan memberi mereka alasan untuk belajar [1]. Permasalahan yang muncul adalah mahasiswa kesulitan untuk memahami konsep akademik karena mereka diajari dengan menggunakan sesuatu yang abstrak dengan metode ceramah. Pemahaman konsep akademik dan kebermaknaan dalam proses belajar secara langsung dapat menunjang kehidupannya saat ini dan dimasa yang akan datang (life skill), hal tersebut bisa dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL).Aktivitas pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan aktifitas yang membangun pengamatan akan mengungkapkan ide-ide, kritis, merencanakan memperoleh pengetahuan, memproses secara bermakna, dan menyimpulkannya hingga saling tukar informasi [2]. Pembelajaran PjBL secara umum memiliki pedoman langkah: planning (perencanaan), creating (mencipta atau implementasi), dan processing (pengolahan) [3]. Pengalaman sehari-hari yang diperolah mahasiswa dalam proses belajar biasanya memunculkan sikap kritis, sehingga mahasiswa secara teori dan aplikasi seharusnya berubah kearah lebih baik. Namun, permasalahannya adalah mahasiswa kurang didorong untuk mengaplikasikan kemampuan berpikir kritis dan pengalaman secara langsung dalam proses pembelajaran. Strategi pendukung untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis