RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING PROTEKSI PETIR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER DAN BERBASIS WEB Elvianto Dwi Hartono Program Studi Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru No. 45 Surabaya http://www.untag-sby.ac.id elvianto.evh@untag-sby.ac.id ABSTRAK Abstrak Kebutuhan akan informasi melalui sistem monitoring proteksi petir yang semakin tinggi untuk dapat mengetahui lebih dini adanya sambaran petir pada head protector. Sedangkan instalasi penangkal petir yang tanpa menggunakan alat monitoring maka akan sulit untuk mengetahui efektifitas dari instalasi penangkal petir tersebut. Untuk mengetahui instalasi penangkal petir yang terpasang tanpa menggunakan sistem monitoring biasanya dengan rusaknya atau hancurnya ujung penangkal petir tersebut. Penelitian ini merupakan pengembangan dari sistem lightning counter yang dirancang untuk memonitoring dan mendeteksi adanya sambaran petir melalui jarak jauh. Dengan menggunakan Arduino Uno, Ethernet shield, Sensor Arus dan SIM800L. Informasi yang ditampilkan dalam Web adalah informasi cuaca, data kejadian sambaran petir yang meliputi tanggal, waktu dan besaran arus sambaran, serta grafik terjadinya sambaran dalam setiap bulannya sehingga akan mendapatkan suatu trend pola sambaran petir pada suatu daerah tersebut. Dengan adanya pengembangan alat tersebut akan lebih mempermudah bagi teknisi gedung dalam melakukan pengecekan serta perbaikan. Dari hasil perancangan ini dapat disimpulkan bahwa dengan dilakukannya monitoring terhadap sambaran petir, antisipasi dan penanganan gangguan dapat dilakukan dengan lebih cepat. Sehingga jika terjadi permasalahan akibat dampak sambaran petir dapat segera dilakukan perbaikan Kata Kunci: Arduino Uno, Ethernet Shield, Sensor Arus, SMS Gateway, Web Browser 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Petir merupakan gejala alam yang bisa kita analogikan dengan sebuah kondensator raksasa, seperti halnya kapasitor yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir dapat juga terjadi dari awan ke awan (intercloud), yang mana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lain bermuatan positif. Petir adalah pelepasan listrik yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara awan badai dan tanah, atau di dalam awan itu sendiri. Kebanyakan petir terjadi di dalam awan. Lightning counter merupakan alat penghitung sambaran petir yang berfungsi sebagai alat pencatat adanya sambaran petir yang menyambar ujung penangkal petir yang terpasang. Untuk mengetahui apakah instalasi penangkal petir yang terpasang berfungsi atau tidak, maka diperlukan alat yang kita sebut lightning counter. Cara kerja lightning counter ini yaitu alat ini akan menghitung jumlah sambaran petir yang menyambar ujung penangkal petir, sehingga kita bisa mengetahui efektif atau tidaknya instalasi penangkal petir yang telah terpasang Untuk mengetahui instalasi penangkal petir yang terpasang tanpa menggunakan alat lightning counter biasanya dengan rusaknya atau bahkan hancurnya ujung penangkal petir (head protector). Mekanisme kerja lightning counter sendiri dengan menggunakan power dan induksi yang ditimbulkan adanya sambaran petir yang mengenai ujung penangkal petir yang melewati down conduktor (kabel induktor) sehingga kumparan yang terdapat dalam lighting counter akan bergerak dengan indikator angka. Penelitian ini merupakan pengembangan dari sistem lightning counter, dengan memperbaiki sistem kinerja alat (hanya menggerakkan indikator angka) menjadi informasi yang dapat ditampilkan dalam Web, seperti cuaca, data kejadian sambaran petir yang meliputi tanggal, waktu dan besaran arus sambaran tersebut berupa grafik kejadinya. Sistem monitoring pada proteksi petir ini dilakukan dengan memasang sebuah sensor arus pada konduktor penyalur arus petir (down conductor), dengan tujuan untuk mengetahui kapan dan berapakali sambaran petir tersebut terjadi. Selanjutnya, keluaran sensor