PENDAHULUAN A. Latar belakang Menu adalah suatu susunan beberapa macam hidangan yang disajikan pada waktu tertentu. Menu dapat terdiri dari satu macam hidangan yang lengkap atau tidak lengkap, juga dapat berupa hidangan untuk makan atau sarapan pagi, untuk makan siang atau makan malam saja ataupun hidangan makan untuk satu hari penuh dengan atau tampa makan selingan. Perencanaan menu dilakukan untuk beberapa hari atau yang disebut siklus menu, misalnya 5 hari atau 10 hari. Penyusunan menu berdasarkan siklus menu berfungsi untuk variasi dan kombinasi bahan makanan yang diatur sehingga menghindari kebosanan makanan tertentu, makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan gizi, dan menu yang disusun sesuai dengan kebutuhan gizi konsumen makanan. Penyusunan menu makanan dalam setiap sesi memiliki persentase masing masing dari total kalori sehari. Waktu makan pagi harus memenuhi sekitar 20% dari total kalori per hari, makan siang 30%, dan makan malam 30%, sedangkan untuk selingan persentase 10%. Penyusunan menu makanan harus mengandung zat zat gizi yang diperlukan oleh tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan air. Pemenuhan gizi orang dewasa harus memperhantikan kandungan makanan yang dikonsumsi dan aktivitasnya sehari hari agar sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan energi pada orang dewasa 1700 – 2250 kalori. Salah satu cara mencegah terjadinya gangguan metabolisme perlu menyeimbangkan masukan energi sesuai dengan kebutuhan tubuh, agar tidak terjadi penimbunan energi dalam bentuk cadangan lemak dalam tubuh. Karbohidrat yang diperlukan dalam angka kecukuan gizi energi untuk dewasa yaitu 2000 – 2200 kkal (untuk perempuan) dan laki laki antara 2400-2800 kkal setiap hari. Energi yang dianjurkan yaitu sekitar 60% dari karbohidrat. Selain energi, kebutuhan protein pada usia dewasa adalah 50-60 g per hari.