FENOMENA HOAX DAN HATE
SPEECH DI INDONESIA
Ranadya Kartika Nadhila Putri (8111416065)
Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Email: rakartikanp@students.unnes.ac.id
Abstrak— Seiring dengan
perkembangan teknologi, dengan
kehadiran media online banyak
membawa hal positif dan kemudahan
untuk masyarakat dalam mencari dan
mendapatkan informasi dan
memudahkan masyarakat untuk
berinteraksi dengan pengguna media
online lainnya. Media Sosial merupakan
media paling efektif dalam menerima
dan menyebarkan informasi dari satu
tempat ke tempat lainnya. Namun dalam
menerima dan menyebarkan informasi
di media sosial tidak dapat langsung
diketahui fakta kebenarannya, terdapat
beberapa orang atau kelompok yang
tidak bijak dalam menggunakan media
online. Mereka yang tidak bijak dalam
menggunakan media online adalah
orang atau sekelompok orang yang
dengan sengaja menyebarkan
pemberitaan palsu (hoax) dan ujaran
kebencian (hate speech) di media online
dengan tujuan untuk mempengaruhi
sikap dan pikiran orang atau masyarakat
yang membaca informasi palsu dan
ujaran kebencian tersebut. Pemberitaan
palsu (hoax) dan ujaran kebencian (hate
speech) bukan rahasia umum di
masyarakat khususnya di Indonesia,
kedua hal tersebut saling berkaitan dan
dapat kita jumpai hampir di seluruh
sosial media. Semakin tinggi
penggunaan media online, tentu dapat
meningkatkan aktivitas hoax dan hate
speech online. Faktor utama yang
menyebabkan informasi palsu mudah
tersebar di Indonesia adalah karakter
masyarakat Indonesia yang dinilai
belum terbiasa berbeda pendapat atau
berdemokrasi secara sehat. Ancaman
global yang dapat menyebabkan
perpecahan persatuan dan kesatuan
Indonesia, salah satunya dengan
maraknya isu berita hoax atau fake
news dan juga ujaran kebencian. Fokus
dalam pembahasan ini untuk
mendeskripsikan keadaan Indonesia
yang sedang marak fenomena
pemberitaan palsu (hoax) dan ujaran
kebencian (hate speech) dan apa saja
faktor penyebab penyebaran hoax dan
hate speech, serta sanksi pidana pada
pihak yang terkait.
Kata Kunci— (Hoax Information,
Hate Speech, Sosial Media)
I.PENDAHULUAN
Manusia merupakan makhluk
sosial yang membutuhkan interkasi,
dalam interaksi tersebut menimbulkan
adanya komunikasi anatara manusia
satu dengan manusia lainnya. Media
Sosial merupakan sarana yang paling
efektif dan efisien dalam
menyampaikan informasi kepada pihak
lain. Media sosial digunakan secara
produktif oleh seluruh masyarakat,
dunia bisnis, politik, media, periklanan,
polisi, dan layanan gawat darurat.
Media sosial menjadi kunci yang
digunakan untuk memprovokasikan
XXX-X-XXXX-XXXX-X/XX/$XX.00 ©20XX IEEE