UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI KERJA KARYAWAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PADA DEPARTEMEN SALES COUNTER PT CITRA VAN TITIPAN KILAT (TIKI) BANJARMASIN Suryanata 1 , Nurhikmah 2 , Arfie Yasrie 3 1 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin 2 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin 3 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin Kata Kunci : Prestasi Kerja, Disiplin Kerja, Sumber Daya Manusia Abstrak : Pembangunan merupakan suatu upaya untuk mengangkat kehidupan manusia menuju pada kondisi hidup yang lebih baik. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat adalah salah satu tujuan dari bangsa Indonesia Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan nasional utamanya tergantung pada keberadaan manusia sebagai sumberdaya utama. Manusia sebagai tenaga kerja merupakan faktor penting yang harus ada di dalam suata kegiatan kerja bahwa sukses tidaknya suatu perusahaan secara keseluruhan tergantung kepada orang-orang yang menjadi karyawannya. Praktek manajemen menunjukan bahwa fungsi atau kegiatan manajemen seperti : planning, organizing, actuating dan controlling secara langsung ataupun tidak langsung selalu berkaitan dengan unsur manusia. Motivasi yang baik setidaknya dapat dipakai sebagai pendataan yang tepat untuk dipergunakan oleh seorang pimpinan untuk bertitik tolak dari kekuatan-kekuatan kepribadian yang dimiliki oleh bawahannya dan membantu para bawahan tersebut untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang memang terdapat dalam diri bawahan tersebut. Dengan pendekatan yang demikian, integritas pribadi dari diri para bawahan tersebut akan semakin kokoh yang pada gilirannya akan mendorong disiplin, loyalitas dan prestasi kerja bawahan yang bersangkutan.Prestasi kerja yang baik ini sangat diperlukan dalam penyelesaian tugas tugas terutama pada departemen sales counter di Perusahaan TIKI Banjarmasin sebagai objek dari penelitian ini yang juga merupakan tempat dimana bekerja saat ini. Kedisiplinan karyawan yang mengarah pada peningkatan prestasi kerja akan dapat memberi kepuasan bagi karyawan di lingkungan departemen sales counter di Perusahaan TIKI Banjarmasin, masyarakat ataupun pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan kinerja departemen sales counter di Perusahaan TIKI Banjarmasin Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif, dengan sampel penelitian sebanyak 11 counter, yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan disiplin kerja dalam upaya meningkatkan prestasi kerja karyawan pada departemen sales counter di Perusahaan TIKI Banjarmasin dan untuk mengetahui upaya apa yang dapat ditempuh guna lebih meningkatkan prestasi kerja karyawan pada departemen sales counter di Perusahaan TIKI Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara disiplin kerja karyawan dengan prestasi kerja.Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian Lidiani (2012), dan Hutabarat (2013). 1. PENDAHULUAN Negara kita sebagai negara yang sedang berkembang adalah negara yang berada dalam taraf membangun. Pada umumnya pembangunan negara-negara berkembang dipusatkan pada usaha pertumbuhan ekonomi, disamping untuk kemajuan di bidang ideologi, politik, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi serta Hankamnas. Hal ini disebabkan oleh karena yang paling terasa adalah keterbelakangan ekonomi. Pembangunan dibidang ekonomi dapat mendukung pencapaian tujuan atau mendorong perubahan¬-perubahan dan pembaharuan dalam bidang yang lain. Pembangunan merupakan suatu upaya untuk mengangkat kehidupan manusia menuju pada kondisi hidup yang lebih baik. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat adalah salah satu tujuan dari bangsa Indonesia. Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan nasional utamanya tergantung pada keberadaan manusia sebagai sumberdaya utama. Manusia sebagai tenaga kerja merupakan faktor penting yang harus ada di dalam suata kegiatan kerja. Karena untuk menghasilkan suatu output sekalipun perusahaan telah menggunakan teknologi, namun tenaga manusia masih sangat diperlukan untuk melayani teknologi tersebut. Dikatakan bahwa keberhasilan suatu perusahaan tidak mungkin tercapai tanpa adanya peran serta dari manusia- manusia tersebut. Tenaga manusia masih tetap memegang peranan penting karena pada perusahaan yang bersifat public service banyak menggunakan tenaga kerja manusia, ada kecenderungan manusia ini dianggap sebagai