Jurnal Teknik: Universitas Muhammadiyah Tangerang, Vol. 7, No. 1, Januari – Juni, Tahun 2018: hlm. 77-91 P-ISSN: 2302-8734 E-ISSN: 2581-0006 Sumardi Sadi & Ilham Syah Putra 77 RANCANG BANGUN MONITORING KETINGGIAN AIR DAN SISTEM KONTROL PADA PINTU AIR BERBASIS ARDUINO DAN SMS GATEWAY SUMARDI SADI & ILHAM SYAH PUTRA Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I/33, Cikokol – Tangerang-Banten Email: sumardiumt@gmail.com, Ilhamsp63@gmail.com ABSTRAK Ketinggian permukaan air pada sungai adalah salah satu parameter yang perlu diukur untuk mendeteksi banjir secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype system peringatan dini banjir dengan menggunakan sensor ultrasonic yang diintergrasikan dengan arduino uno untuk mengukur ketinggian air. Alat dan bahan yang digunakan yaitu: Arduino Uno, sensor ultrasonic, modul GSM shield sebagai media pengirim dan penerima sms yang ditambahkan agar system dapat member informasi mengenai ketinggian air serta peringatan SIAGA I, SIAGA II dan SIAGA III melalui pesan singkat dan member perintah untuk menutup atau membuka pintu air, motor dc (gear box) digunakan untuk memodelkan pintu air pada sungai tersebut, dan relay sebagai pemutus dan penghubung arus. Metode dan prosedur yang digunakan adalah, Perencanaan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan Miniatur system, Perancangan Hardware, dan Pembuatan program arduino dengan menggabungkan modul GSM Shield dan sensor ultrasonic. Hasil dan Pembahasan dari penelitian yang didapat adalah sensor ultrasonic dapat membaca ketinggian air dan modul GSM Shield dapat mengirimkan informasi data ketinggian air yang sudah dibaca oleh sensor ultrasonic, serta miniatur pintu air dapat membuka dan menutup sesuai dengan perintah yang dikirim melalui pesan singkat oleh operator. Kata Kunci: Ketinggian Air, Peringatan Dini Banjir, GSM Shield, Arduino Uno, Sensor Ultrasonic. I. PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara yang me- miliki curah hujan cukup tinggi. pada musim penghujan hampir keseluruhan daerah digu- yur hujan dengan intensitas yang tinggi. Mu- sim hujan biasanya berlangsung sampai de- ngan 4 bulan. hal ini sebenarnya merupakan keuntungan dikarenakan jarang terjadi keke- ringan di wilayah Indonesia. tentunya air sangat bermanfaat bagi kehidupan. sebagai bahan konsumsi ataupun pengairan pada wi- layah pertanian. Pembangunan yang pesat terutama di daerah perkotaan. membuat lahan terbuka se- makin sedikit. dibagunnya gedung perkan- toran, pusat perbelanjaan, perumahan pendu- duk, dan lapangan parkir. Yang kesemuanya menggunakan beton sebagai bahan pemba- ngun, membuat daya resapan air hujan ke tanah menjadi berkurang. dan semakin mi- nimnya ruang tebuka hijau membuat resapan air di daerah tersebut menjadi buruk. Mem- buang sampah pada aliran air juga menjadi faktor yang memperparah aliran air. Dengan sedikitnya air hujan yang terserap ke tanah, dan terhambatnya aliran air menyebabkan terjadinya banjir. Banjir di indonesia mungkin sudah dianggap sebagai bencana biasa, ma- syarakat tidak heran lagi dengan terjadinya Banjir, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk. Namun hal ini pasti me- nyebabkan kerugian harta benda, terlebih lagi banjir yang lebih besar dapat menyebabkan korban jiwa. Minimnya informasi yang di- dapatkan masyarakat pada saat akan ter- jadinya banjir. Membuat masyarakat tidak