Jurnal Ilmiah Electrical Land Volume III Nomor 1 November 2015 ISSN 2337-7550 8 1.1. Latar Belakang Informasi tentang banjir rencanan semakin terasa dibutuhkan untuk berbagai keperluan pembangunan, misalnya saja untuk keperluan perencanaan teknik bangunan air. Semuanya harus dapat dipertanggungjawabkan oleh para perencana. Di dalam analisis hidrologi terhadap curah hujan dikenal beberapa tipe sebaran peluang yang umum digunakan. Masing-masing tipe sebaran peluang tersebut memiliki sifat khas sehingga setiap data hidrologi harus diuji kesesuainnya dengan sifat statistic masing- masing sebaran peluang tersebut. Pemilihan sebaran yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahan perkiraan yang cukup besar. Dengan demikian bahwa Pengambilan salah satu sebaran secara sembarangan untuk analisis tanpa pengujian data hidrologi sangat tidak dianjurkan. Curah hujan rencana adalah besarnya curah hujan sesuai dengan kala ulang perencanaan. Dalam perancangan hamper selalu diandalkan kesamaan curah hujan rencana dengan banjir rencanan yang diakibatkannya. Untuk menghitung curah hujan rencana diperlukan suatu sebaran peluang yang tepat untuk setiap data curah hujan yang didapat dari stasiun pengamat curah hujan. Masing-masing stasiun pengamat curah hujan memiliki data curah hujanyang perlu dilakukan suatu analisa dan pengujian untuk kemudian mendapatkan satu sebaran Analisa Pengaruh dan Sebaran Peluang yang Tepat untuk Stasiun Pengamat Curah Hujan di Wilayah Minahasa Arnetha Sari Raintung ABSTRAK Analisis hidrologi sangat penting berperan dalam perancangan suatu bangunan air dan data curah hujan yang ada berpengaruh pada hasil analisis hidrologi yang dilaksanakan. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data curah hujan maksimum tahunan dari stasiun-stasiun pengamat curah hujan yang ada di Wilayah Minahasa. Dari 109 stasiun pengamat curah hujan yang ada, kemudian didapat 24 stasiun pengamat curah hujan yang alatnya masih berfungsi dengan baik dan memiliki data pengamatan 10 tahun atau lebih menurut kala ulangnya. Data curah hujan yang ada diuji menggunakan analisa data outlier, uji ketidakadaan trend, stasioner dan persistensi. Sehingga menghasilkan data yang handal untuk analisis hidrologi selanjutnya. Uji kecocokkan menggunakan uji Chi-Kuadrat dan Smirnov- Kolmogorov untuk masing-masing sebaran yang dihasilkan. Dari 24 stasiun yang ada pada umumnya mengikut sebaran Perarson III dan Log Pearson III. Dengan ini didapat curah hujan rencana pada masing-masing stasiun pengamat curah hujan dengan kala ulang tertentu baik grafis dan analitis Kata Kunci: Data Curah Hujan, Stasiun Pengamat Curah Hujan, Uji