NERS JURNAL KEPERAWATAN Volume 11, No 1, Maret 2015 : 72-78 ISSN 1907-686X 72 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBATPASIEN SKIZOFRENIA DI RSJ. PROF. DR. HB. SAANIN PADANG Ira Erwina, Dewi Eka Putri, Bunga Permata Wenny Fakultas Keperawatan Universitas Andalas Abstract : Schizophrenia is one of the mental disorders with the highest number when compared with other mental disorders. The problem faced today is the high rate of relapse in patients with schizophrenia. Some of the factors that affect treatment compliance is the effect of drugs taken, drug dosage, duration of treatment and the cost of treatment. The purpose of this study is to determine the factors associated with treatment compliance. The study was conducted in Prof.Dr.Hb.Saanin Mental Hospital Padang; the number of respondents as many as 75 people, cross-sectional design, the data collected using questionnaires. The results showed that there is a significant relationship (p <0.05) between the side effects of medication and dosage to the patient's adherence to treatment, and there was no significant relationship (p> 0.05) between duration of treatment and the cost of treatment with patient compliance with treatment. The most influential factor is the dose of the drug. It is recommended for nurses to constantly monitor the patient in taking medication and for patients to always communicate the perceived effects while taking the drug. Keywords: Schizophrenia, medication adherence Abstrak : Skizofrenia adalah salah satu gangguan jiwa dengan jumlah yang terbanyak jika dibandingkan dengan gangguan jiwa lainnya. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah tingginya angka kekambuhan pada pasien skizofrenia. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan berobat adalah efek obat yang diminum, dosis obat, lama pengobatan dan biaya pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat. Penelitian dilakukan di RSJ. Prof. Dr. Hb. Saanin Padang, denganjumlah responden sebanyak 75 orang, desain cross sectional, data diambil menggunakan kuisioner. Hasil didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (p < 0,05) antara efek samping obat dan dosis obat dengan kepatuhan berobat pasien, dan tidak ada hubungan yang bermakna (p > 0,05) antara lama pengobatan dan biaya pengobatan dengan kepatuhan berobat pasien. Faktor yang paling berpengaruh adalah dosis obat. Disarankan untuk perawat agar selalu memonitor pasien dalam minum obat dan bagi pasien agar selalu mengkomunikasi efek yang dirasakan selama mengkonsumsi obat. Kata Kunci : Skizofrenia, kepatuhan minum obat Skizoprenia adalah sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk fungsi berpikir dan berkomunikasi, menerima dan menginterpretasikan realitas, merasakan dan menunjukkan emosi dan berperilaku yang dapat diterima secara rasional (Stuart & Laraia, 2005). Salah satu masalah dalam penanganan skizofrenia adalah kekambuhan. Kekambuhan pada satu tahun setelah terdiagnosa skizofrenia dialami oleh: 60 - 70% pasien yang tidak mendapatkan terapi medikasi (Wardhani, 2009). Fenomena kekambuhan lebih banyak diakibatkan oleh putus obat. Salah satu survey yang membuktikan bahwa kekambuhan diakibatkan oleh ketidakpatuhan akan obat adalah survey World Federation of Mental Health tahun 2006, survey ini dilakukan terhadap 982 keluarga yang mempunyai anggota keluarga mengalami gangguan jiwa, hasilnya menunjukkan 51% pasien gangguan