Nama : Nurul Azizah Jurusan: Ilmu Hadis NIM : 12312183002 Tugas : Filsafat Umum (Zaman Hellenisme) Filsafat Zaman Hellenisme Hellenisme diambil dari kata Yunani, Hellass. Hellenisme adalah gerakan atau corak keudayaan Yunani yang berkembang pada saat itu, yakni semasa Kekaisaran Iskandar Agung. Kebudayaan Hellenisme selama kerjaan Romawi, berpusat di tiga kota besar, yakni: Athena, Alexandria (di Mesir), dan Antiochia (di Syiria). Ditempat-tempat tersebut pengaruh Hellenisme sangat signifikan sehingga melahirkan corak aliran filsafat yang menonjol pada masa tersebut, yakni Stoisisme, Epikurisme, dan Skeptisme. 1 Hellenisme adalah suatu perkembangan pemikiran yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah pemikiran Yunani kuno. Setelah filsafat Yunani klasik mencapai puncaknya dengan munculnya Aristoteles, maka setelah Aristoteles meninggal dunia, pemikiran filsafat Yunani merosot. Karena 5 abad sepeninggalan Aristoteles terjadi kekosongan, sehingga tidak ada ahli pikir yang menghasilkan buah pemikiran filsafatnya seperti Plato atau Aristoteles. Filsafat hellenisme ini dimulai pada pemerintahan Alexander Agung. Pada zaman ini terjadi pergeseran pemikiran-pemikiran filsafat, dari filsafat teoritis menjadi filsafat praktis. 2 a. Sinisme Pada zaman ini orang berfikiran bagaimana hidup sebagai anjing, bagaimana kebebasan dengan bahagia tanpa ada batasan. Tokohnya adalah Dioneses yang 1 Drs. Warsito, Loekisno Choiril, M. Ag. dkk, Pengantar Filsafat, (Cet.1;Surabaya,IAIN Sunan Ampel Press, 2011). h.23-24. 2 Muzairi, M.Ag., Filsafat Umum,(Cet.VIII;Yogyakarta,TERAS,2015).h.76-77.