Jurnal Kesehatan Vol. 4. No. 3, September - Desember 2016 | 1 ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN HOSPITAL- ACQUIRED PNEUMONIA (HAP) PADA PASIEN INSTALASI RAWAT INAP KELAS III RS PARU JEMBER TAHUN 2015 Rinda Nurul K 1 ., Faiqatul Hikmah 1 , Diaz Ayu Pertiwi 1 1 Politeknik Negeri Jember ABSTRAK Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) merupakan keadaan dimana pneumonia muncul setelah lebih dari 48 jam dirawat dirumah sakit tanpa pemberian intubasi endotrakeal, terjadinya pneumonia nosokomial dikarenakan adanya bakteri yang berperan, kenyataan yang terjadi di rawat inap kelas III Rumah Sakit Paru Jember, dari 59 pasien pneumonia diantaranya terdapat 28 pasien yang mengalami ciri-ciri tanda gelaja pneumonia nosokomial. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab kejadian yang berhubungan dengan kejadian Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) di Rumah Sakit Paru Jember Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 74 berkas rekam medis pasien pneumonia yang dirawat di kelas III pada bulan april-juni dengan sampel 61 berkas rekam medis yang diambil secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Kendall-Tau. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan penyebab Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) adalah usia (p = 0,079), lama dirawat (p = 0,000), riwayat penyakit kronik (p = 0,007), pembedahan (p = 0,280), penggunaan alat-alat invasif (p = 0,000), lingkungan rumah sakit (p = 0,000). Dari analisis uji regresi logistik diperoleh bahwa lama dirawat merupakan faktor yang paling dominan terhadap Hospital-Aquired Pneumonia (HAP)( Exp (B) = 69.274). Untuk Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) merupakan keadaan dimana pneumonia muncul setelah lebih dari 48 jam dirawat dirumah sakit tanpa pemberian intubasi endotrakeal, terjadinya pneumonia nosokomial dikarenakan adanya bakteri yang berperan, kenyataan yang terjadi di rawat inap kelas III Rumah Sakit Paru Jember, dari 59 pasien pneumonia diantaranya terdapat 28 pasien yang mengalami ciri-ciri tanda gelaja pneumonia nosokomial. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab kejadian yang berhubungan dengan kejadian Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) di Rumah Sakit Paru Jember Tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 74 berkas rekam medis pasien pneumonia yang dirawat di kelas III pada bulan april-juni dengan sampel 61 berkas rekam medis yang diambil secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Kendall-Tau. Dari hasil penelitian didapatkan faktor yang berhubungan dengan penyebab Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) adalah usia (p = 0,079), lama dirawat (p = 0,000), riwayat penyakit kronik (p = 0,007), pembedahan (p = 0,280), penggunaan alat-alat invasif (p = 0,000), lingkungan rumah sakit (p = 0,000). Dari analisis uji regresi logistik diperoleh bahwa lama dirawat merupakan faktor yang paling dominan terhadap Hospital-Aquired Pneumonia (HAP)( Exp (B) = 69.274). Untuk mengurangi kejadian Hospital-Aquired Pneumonia (HAP) diharapkan