Pemahaman Manajemen Proyek Kevin Adi Wibowo 1 , IF Bambang Sulistyono 2 Prodi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No.36A, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126 kevin.adiwibowo@gmail.com (Kevin Adi Wibowo), ifbbssk@yahoo.com (IF Bambang Sulistyono) Abstrak Manajemen berasal dari kata to manage, yang berarti mengelola. Namun secara konseptual manajemen berarti suatu kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan prinsip-prinsip manajemen, dengan memberdayakan sumber daya manajemen dalam rangka mencapai tujuan tertentu secara efektif dan efisien. Proyek ialah suatu rangkaian kegiatan yang bersifat khusus untuk mencapai hasil yang bersifat khusus pula. Sifat yang serba khusus itu mengakibatkan bilamana sesuatu hasil yang diinginkan tersebut telah tercapai, maka rangkaian kegiatan itu juga dihentikan, dan dalam jangka waktu pendek kegiatan semacam itu tidak akan dilakukan lagi. Dengan demikian manajemen proyek berarti pengelolaan secara efektif dan efisien suatu rangkaian kegiatan khusus untuk mencapai hasil yang bersifat khusus pula. Kata Kunci: Manajemen, Proyek, Manajemen Proyek Abstract Management comes from the word to manage, which means managing. But conceptually management means an activity carried out by two or more people using management principles, by empowering management resources in order to achieve certain goals effectively and efficiently. The project is a series of activities that are specific to achieving specific results. The special nature of the matter resulted in the achievement of the desired results, and the series of activities were also stopped, and in the short term such activities would not be carried out again. Thus project management means effective and efficient management of a series of specific activities to achieve specific results. Keywords: Management, Project, Project Management 1. PENDAHULUAN Manajemen proyek merupakan strategi yang perlu dilakukan dalam mencapai efisiensi dan efektifitas suatu perusahaan, dengan penyusunan suatu manajemen proyek yang baik, maka dapat dilakukan estimasi waktu dan biaya yang diperlukan dalam menjalankan proyek, sehingga dapat meminimasi kerugian biaya akibat kemungkinan keterlambaran proyek. Manajemen proyek dibuat untuk dapat menghindari atau meminimalisir kegagalan dan resiko proyek (Noerlina, 2008). Manajemen yang baik terkait dengan menejemen aktivitas seperti penjadwalan, pengelolaan human resource yang mana akan berujung pada estimasi biaya proyek yang perlu dianggarkan perusahaan (Arianie dan Puspitasari 2017). Menurut Noerlina (2008) membangun manajemen proyek yang baik mampu menciptakan tahap pelaksanaan proyek lebih terperinci dan efisien. Perusahaan perlu berupaya untuk meningkatkan kualitas jasa yang diberikan dengan melalui pembuatan perencanaan yang terstruktur, sehingga lebih optimal dalam penggunaan sumber daya yang akan berdampak pada efesiensi kinerja internal perusahaan. Tanpa adanya manajemen proyek yang baik tersebut dapat menurunkan performa kerja perusahaan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Banyak perusahaan telah mengakui pentingnya menerapkan sistem informasi yang terintegrasi di perusahaan mereka, maka tidak sedikit dari mereka yang mulai menjamah teknik manajemen yang baru, yaitu manajemen proyek untuk sistem informasi, di mana merupakan suatu cabang dari ilmu manajemen yang digunakan untuk mengestimasi waktu, sumber daya, dan biaya serta risiko yang dapat ditimbulkan dari pelaksanaan suatu proyek sistem informasi (Suryanto dkk 2009). Berdasarkan hakikatnya, proyek dapat didefinisikan sebagai “Rangkaian usaha dalam jangka waktu tertentu yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa/ pelayanan unik tertentu, dilaksanakan oleh manusia dengan memanfaatkan berbagai sumber daya, melalui rangkaian proses perencanaan, eksekusi, dan kontrol” (K.C. Chan, 2004: 68). Sedangkan Schwalbe (2004) memaparkan proyek sebagai suatu usaha yang bersifat sementara untuk menghasilkan suatu produk atau layanan yang unik. Hal yang patut dicatat sehubungan dengan definisi proyek tersebut adalah, bahwa (1) Proyek memiliki jangka waktu tertentu, yang berarti bahwa rangkaian aktivitas tersebut memiliki