ANALISIS DETERMINAN KEBERHASILAN PROGRAM GERAKAN PEMBANGUNAN DESA TERPADU (GERBANG SADU) MANDARA DI KECAMATAN KARANGASEM Ni Luh Yuliani Dewi 1 Made Suyana Utama 2 1,2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia Email : yuliemori@yahoo.com/ telp:+6281246258888 ABSTRAK Permasalahan yang dihadapi bangsa-bangsa yang membutuhkan proses penanganan yang tepat adalah kemiskinan. Sebagai bagian dari pembangunan, penanggulangan kemiskinan memerlukan kesamaan persepsi dari pihak-pihak terkait serrta membutuhkan keselarasan dalam pelaksanaannya supaya memperoleh hasil yang tepat sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan. Dalam berbagai program penanggulangan kemiskinan, strategi yang diterapkan menggunakan prinsip bahwa jika masyarakat miskin memiliki kesempatan dalam pengambilan keputusan secara mandiri, maka mereka akan dapat berbuat banyak hal untuk diri sendiri, keluarga serta masyarakatnya. Upaya yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemisinan melalui beberapa strategi dan kebijakan. Pemerintah Provinsi Bali telah mencanangkan Program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu Mandara/Gerbang Sadu Mandara (GSM) sebagai tempat bagi masyarakat perdesaan secara bersama-sama membangun diri dan komunitasnya secara mandiri dan partisipatif. Program Gerbang Sadu Mandara meliputi pembangunan infrastruktur pedesaan dan pengembangan usaha ekonomi produktif di perdesaan yang merupakan salah satu program utama dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung antara variabel Pemberdayaan, Kepemimpinan Kepala Desa, Partisipasi Masyarakat dan Keberhasilan Program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu Mandara di Kecamatan Karangasem. Serta pengaruh moderasi variabel pendampingan pada hubungan pemberdayaan dan kepemimpinan kepala desa terhadap partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan persamaan struktural dengan alternatif SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pemberdayaan dan Kepemimpinan Kepala Desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sistem Partisipasi Masyarakat dengan nilai R-Square sebesar 0,795. Selain itu, variabel Pemberdayaan, Kepemimpinan Kepala Desa, Partisipasi Masyarakat juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Program dengan nilai R- Square sebesar 0,867. Kata kunci : Pemberdayaan, Kepemimpinan Kepala Desa, Partisipasi Masyarakat, Pendampingan dan Keberhasilan Program ABSTRACT The problems facing nations that need the right process of handling are poverty. As part of development, poverty alleviation requires a common perception of stakeholders that they require alignment in their implementation in order to achieve targeted, effective, efficient and sustainable results. In poverty alleviation programs, strategies are applied using the principle that if poor people have an opportunity to make independent decisions, they will be able to do much for themselves, their families and communities. Efforts that have been made by the Provincial Government of Bali in improving welfare and poverty alleviation through several strategies and policies. The Provincial Government of Bali has launched the Integrated Village Development Movement Program Mandara / Gerbang Sadu Mandara (GSM) as a place for rural communities to jointly build themselves and their communities independently and participatively. The Gerbang Sadu Mandara Program covers the development of rural infrastructure and the development of productive economic enterprises in rural areas which is one of the main programs in accelerating poverty reduction in Bali Province. This study aims to analyze the direct and indirect influence