Nur El-Islam, Volume 5, Nomor 1, April 2018 PRINSIP KEMANUSIAAN DALAM ISLAM M. Syukri Ismail STAI Yayasan Nurul Islam (YASNI) Muara Bungo Email : msyukri_ismail@yahoo.com Abstract Religion is a natural need for every human being. But the relationship between humans and religion is always a debate. This is because humans have reason that must also be used. Even Einstein stated that the social nature of humans is in turn one of the factors driving the realization of religion. Islam as one of the divine religions, a religion revealed by Allah Almighty to mankind to regulate all the joints of life. This article discusses the true principle of humanity in Islam ?, viewed from the teachings of Islam itself, namely the Qur'an and Hadith. So that it was found that Islam is very maintaining the values of human universality, by putting the basic principles in the A-Qur'an and Hadith. Like the principles of equality of human beings, the command to do justice and the prohibition of wrongdoing behavior. However, without leaving the use of reason (Rationality). That is by respecting reason and using it to strengthen the arguments of religious teachings. Islam also explains the philosophical wisdom of a text of command or prohibition contained in the revelation. While actual Islam is a discussion of new issues or issues that require study and analysis based on the Qur'an and sunnah. Keywords: Humanity, Islam, Rationality, Revelation. Abstrak Agama merupakan kebutuhan alamiah bagi setiap manusia. Namun hubungan antara manusia dan agama selalu menjadi perdebatan. Ini disebabkan manusia mempunyai akal yang juga harus digunakan. Bahkan Einstein menyatakan bahwa sifat sosial manusialah yang pada gilirannya merupakan salah satu faktor pendorong terwujudnya agama. Islam sebagai salah satu agama samawi, agama yang diturunkan oleh Allah swt kepada ummat manusia untuk mengatur semua sendi kehidupan. Artikel ini membahasa bagaimana sebenarnya prinsip kemanusian dalam Islam?, ditinjau dari ajaran Islam sendiri, yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Sehingga ditemukan bahwa Islam sangat menjaga nilai-nilai universalitas manusia, dengan meletakkan prinsip-prinsip dasar dalam A-Qur’an dan Hadis. Seperti prinsip-prinsip persamaan derajat manusia, perintah untuk berbuat adil dan pelarangan perilaku zhalim. Namun, tanpa meninggalkan penggunaan akal (Rasionalitas). Yaitu dengan menghargai pendapat akal dan menggunakannya untuk memperkuat dalil-dalil ajaran agama. Islam juga menjelaskan hikmah filosofi dari sebuah teks perintah atau larangan yang terdapat dalam wahyu. Sedangkan Islam aktual adalah pembahasaan terhadap isu-isu atau