ANALISIS SENS POLISEMIS THE MERRIAM WEBSTER ONLINE DICTIONARY DAN KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA DALAM JARINGAN: STUDI METALEKSIKOGRAFI (A Polysemous Sense Structure Analysis of the Merriam Webster Online Dictionary and the Online Kamus Besar Bahasa Indonesia: a Metalexicography Study) Oleh/By Kahar Dwi Prihantono Magister Ilmu Susastra Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro Posel: akanghaar@gmail.com TG: 081914417145 *) Diterima: 10 Mei 2018, Disetujui: 23 Mei 2018 ABSTRAK Penelitian ini berusaha membandingkan organisasi sens polisemis the Merriam Webster Online Dictionary (MWOD) dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring (dalam jaringan). Penulis mencermati penyusunan sens pada kedua kamus dan membandingkan keduanya untuk mengungkap peluang revitalisasi sens dalam KBBI. Sampel penelitian yang diambil secara acak, yakni 24 kata kepala yang memiliki sens polisemis. Sens kata kepala dicermati dengan menerapkan teori radial set model Brugman- Lakoff dan kemudian dibandingkan dengan memanfaatkan korpus data. Dari hasil pembahasan, penulis menarik beberapa simpulan sebagai berikut. Pertama, sens kedua kamus (MWOD dan KBBI) tersusun dalam susunan yang hampir sama, kedua kamus tidak menyertakan indikator sens dan menampilkan sens secara berurutan dengan penanda angka arab (1, 2, 3, dan seterusnya). Kedua, kelengkapan anggota sens kedua kamus berbeda, MWOD menampilkan lebih banyak sens dalam organisasi entrinya. Ketiga, MWOD menampilkan definisi pendek (mini definition) sebagai indikator sens yang terbatas. sementara KBBI tidak menampilkan, baik definisi pendek maupun indikator sens. Keempat, MWOD membuka peluang munculnya subsens, sementara KBBI tidak memiliki peluang serupa. Kelima, susunan sens MWOD diatur dengan mempertimbangkan hirarki sens Evan (2005) dan KBBI mementingkan frekuensi penggunaan (dalam realita, sens baru akan tampil setelah sens lama). Pembandingan sens kedua kamus membuka peluang bagi KBBI untuk (1) merevitalisasi sens sehingga sens-sens baru dapat dimunculkan, (2) merevisi sens dengan menyusun pembeda sens (sense differal ) implisit, (3) memanfaatkan teori radial set model Brugman-Lakoff untuk membantu pengorganisasian sens baru, (4) sens-sens baru dari kata-kata kepala tersebut telah lama digunakan dalam konteks bahasa Indonesia, tetapi belum dimasukkan ke dalam organisasi entri KBBI daring oleh tim penyusun. Kata kunci: sens polisemis; kata kepala; kamus; KBBI; MWOD; revitalisasi. ABSTRACT The study attempted to compare polysemous sense organisation of The Merriam Webster Online Dictionary (MWOD) and Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). The writer examined the sense compilation of both dictionaries’ and compared each other to reveal the