RANCANG BANGUN APLIKASI GAME EDUKASI ANAK UNTUK MENGENAL BENTUK DAN WARNA BENDA Septian Eka Dyta Fakultas Ilmu Komputer Program Studi Teknik Informatika-S1 Universitas Dian Nuswantoro Semarang Abstrak : Salah satu bentuk hiburan yang tidak asing lagi adalah Game. Game atau permainan merupakan kegiatan yang paling disukai anak-anak ataupun kalangan dewasa. Mengenal bentuk dan warna benda dapat menambah intelegency anak. Contoh yang paling sederhana adalah anak dapat mencocokkan benda sesuai dengan warnanya dan dapat mengenal ciri-ciri bentuk benda tersebut, ini menjadi sesuatu hal yang penting karena anak dapat belajar mengenal ciri bentuk benda dan rumus benda tersebut. Oleh karena itu kesadaran untuk belajar tentang mengenal bentuk benda dan warna perlu ditanamkan sejak usia dini. Pembangunan game edukasi untuk anak umur 5 sampai dengan 9 tahun dibangun dengan penyajian materi yang interaktif, memudahkan anak-anak lebih memahami akan pentingnya memahami warna dan bentuk benda. Hasil uji dari aplikasi game edukasi ini menunjukkan bahwa aplikasi game ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan memberikan nuansa game yang menyenangkan dalam penyampaian tentang mengenal bentuk dan warna benda. Kata kunci : game edukasi mengenal bentuk dan warna benda, game edukasi 1. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi saat ini telah memberikan pengaruh yang sangat besar bagi dunia teknologi informasi. Munculnya beragam aplikasi memberikan pilihan dalam peningkatan kinerja suatu pekerjaan, baik yang berbasis desktop based, web baseb hingga yang sekarang ini munculnya aplikasi-aplikasi baru. Dalam bidang pendidikan, komputer bisa dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk orangtua, guru maupun anak yang mempunyai fungsi sebagai media tutorial, alat peraga dan juga alat uji yang masing–masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Sebelum memperkenalkan komputer pada anak usia 5 hingga 9 tahun (Taman Kanak-Kanak), orang tua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan dan pemahaman dari kehidupan sehari-harinya. Kebanyakan anak-anak merasa jenuh dan malas dengan pembelajaran konvensional dan merasa lebih menyukai bermain daripada belajar. (Wahyu Wibisono, Lies Yulianto:2012). Penulis berharap anak-anak memiliki semangat belajar dengan menerapkan pembelajaran di dalam game. Game edukasi sangat menarik untuk dikembangkan. Ada beberapa kelebihan dari game edukasi dibandingkan dengan metode edukasi konvensional. Salah satu kelebihan utama game edukasi adalah pada visualisasi dari permasalahan nyata. Game edukasi berbasis simulasi didesain untuk mensimulasikan permasalahan yang ada sehingga diperoleh esensi atau ilmu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Game simulasi dengan tujuan edukasi ini dapat digunakan sebagai salah satu media edukasi yang memiliki pola pembelajaran learning by doing. Berdasarkan pola yang dimiliki oleh game tersebut, pemain dituntut untuk belajar sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Status game, instruksi, dan tools yang disediakan oleh game akan membimbing pemain secara aktif untuk menggali informasi sehingga dapat memperkaya pengetahuan dan strategi saat bermain. Game edukasi adalah salah satu bagian dari permainan yang serius. Pembelajaran tidak harus dilakukan di sekolah, masing–masing anak dapat belajar selain dari buku misal seperti game edukasi yang sekarang banyak di perjualbelikan. Dengan adanya suatu program bantu aplikasi game yang menjelaskan penempatan benda akan disampaikan dan disertai dengan gambar-gambar dan bentuk- bentuk benda yang menarik, berwarna cerah, maupun suara yang menarik bagi anak. Supaya