TERAPAN BRAND “JOGJA ISTIMEWA” TERHADAP PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DI YOGYAKARTA Novi Irawati, Aditha Agung Prakoso Jurusan Hospitality S1 Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Yogyakarta, Jl.Laksda Adisucipto Km.5 Yogyakarta 55281 Indonesia, Telp.(0274) 485650,7487497, Fax.(0274) 485214 ABSTRACT The brand of “Jogja Istimewa” (Jogja is Special) is one of boosters of tourism development in Yogyakarta which increases each year. However, the role of this special status is not optimum yet when the society presenting Yogyakarta‟s local wisdom is not playing the roles. Realization of this special status is expected not only showing the image or marketing logo, but also it is required to form action from the society as the host. The implementation of local wisdom will bring positive impact for tourists. Keywords : Community Based Tourism, Tourism Marketing I. PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Yogyakarta adalah suatu kota yang memiliki keistimewaan yang beraneka warna, sehingga pemerintah pusat memberikan perundangan keistimewaan kota ini. Keistimewaan kota Yogyakarta bias dikaji dari beberapa aspek yaitu Penetapan Pimpinan Daerah (Gubernur dan wakilnya), Kelembagaan Pemerintah Daerah, Kebudayaan, Pertanahan dan Tata Ruang. Sebagai kota yang memiliki “status istimewa” kota Yogyakarta membutuhkan strategi yang berbeda dalam pengembangan kepariwisataannya yang dirancang sesuai potensi dan kekhasan kota itu sendiri. Konsep kreatif ini selayaknya dikembangkan dengan tetap mengacu kepada paradigma baru pembangunan kepariwisataan. Konsep strategi pengembangan pariwisata daerah Yogyakarta ini dimulai dengan keterlibatan masyarakat serta pemerintah. Permasalahan yang muncul salah satunya bersumber dari surat kabar suara karya pada bulan mei tahun 2015 yang menyatakan bahwa : YOGYAKARTA (SK) Pemangku kepentingan pariwisata Yogyakarta perlu merancang konsep yang kreatif dan khas untuk mengeksplor pariwisata Yogyakarta. Kekhasan potensial mendorong pertumbuhan pariwisata Yogyakarta melalui keistimewaan daerah.