Penyalinan Al-Qur’an Kuno di Sumenep Abdul Hakim 343 PENYALINAN AL-QUR’AN KUNO DI SUMENEP The Copying of the Ancient Qur’an in Sumenep ف سومينيبصحف القديم نسخ ال Abdul Hakim Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Jl. Pintu 1 Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 13560, Indonesia. bacicir@yahoo.com Abstrak Al-Qur’an kuno merupakah salah satu warisan kebudayaan Islam Indonesia. Ia merupakan hasil interaksi manusia dengan alam sekitarnya sekaligus kesatuan beberapa unsur budaya setempat. Hal yang diungkap dalam tulisan ini yaitu unsur-unsur yang melekat pada penyalinan sebuah naskah Al-Qur’an kuno, an- tara lain tradisi penyimpanan naskah, nama-nama penyalin, tradisi ornamentasi, serta pembuatan kertas, tinta dan penjilidan. Penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur’an kuno di Sumenep dihasilkan dari akar budaya setempat. Sumenep me- miliki nama-nama penyalin Al-Qur’an dari ulama sampai sultan. Kebutuhan akan tinta, kertas dan penjilidan juga tersedia di daerah tersebut. Hanya pembelian ker- tas Eropa yang harus melalui pemerintah Hindia Belanda. Ragam hias Al-Qur’an Sumenep memiliki kesamaan dengan ornamen bangunan dan benda-benda kuno yang ada di Sumenep. Komposisi ornamennya berwarna cerah dengan pola besar, tidak detail. Sesuatu yang khas dalam tradisi Al-Qur’an di kawasan ini adalah tradi- si penyimpanan Al-Qur’an di langgar. Sumenep merupakan skriptorium naskah, dan keberadaan Al-Qur’an kunonya melengkapi tinggalan benda-benda keislaman wilayah ini. Kata kunci Al-Qur’an kuno, manuskrip, Sumenep, penyalinan, kebudayaan Islam. Ṣuḥuf, Vol. 9, No. 2, Desember 2016, hlm. 343-362. ISSN 1979-6544; eISSN 2548-6942; http://jurnalsuhuf.kemenag.go.id