Jurnal Sains Matematika dan Statistika, Vol. 1, No. 2, Juli 2015 ISSN 2460 - 4542 62 Perbandingan Estimasi Parameter Pada Distribusi Eksponensial Dengan Menggunakan Metode Maksimum Likelihood Dan Metode Bayesian Rado Yendra 1 , Elsa Tria Noviadi 2 1,2 Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl. HR. Soebrantas No. 155 Simpang Baru, Panam, Pekanbaru, 28293 Email: penulis1@uin-suska.ac.id, penulis2@uin-suska.ac.id 3 Jurusan Matematika, Fakultas Teknik, Universitas Riau Jl. HR Subantas KM 12,5, KampusBinaWidya, SimpangBaru, Pekanbaru, Riau 28293 Email: penulis3@unri.ac.id ABSTRAK Perbandingan mengestimasi parameter distribusi eksponensial dengan menggunakan metode maksimum likelihood dan metode bayesian telah dilakukan pada penelitian ini. Pada hasil penelitian ini terhadap 20 data gempa bumi yang telah dihasilkan suatu nilai estimasi parameter untuk data yang diberikan yaitu pada metode maksimum likelihood dan metode Bayesian . Dengan menggunakan uji kelayakan AIC dari parameter tersebut dapat disimpulkan bahwa metode maksimum likelihood lebih baik digunakan untuk mengestimasi parameter dari pada metode bayesian. Katakunci: distribusi eksponensial, metode maksimum likelihood, metode bayesian, AIC ABSTRACT The Comparison of Parameter estimation at exponential distribution using the maximum likelihood method and Bayesian methods had been carried out in this research. In the result of this research on 20 earthquake data that had generated the parameter estimation value to provided data namely at maximum likelihood method θ =0,00207619 and Bayesian methods θ =0,00220057. By using AIC feasibility test from this parameters culd be concluded that of likelihood maximum method was better to estimate the parameters than bayesian method. Keywords: exponential distribution, the maximum likelihood method, bayesian method, AIC Pendahuluan 1. Estimasi Parameter Estimasi merupakan proses yang digunakan untuk menghasilkan suatu nilai tertentu terhadap suatu parameter. Data yang digunakan untuk melakukan estimasi parameter ini merupakan suatu sampel, yang pada perkembangannya akan digunakan oleh suatu estimator untuk menghasilkan suatu nilai parameter. Estimasi parameter pada mulanya akan digunakan untuk menduga suatu populasi dari sampel. Estimasi digolongkan menjadi dua yaitu estimasi titik dan estimasi parameter. Estimasi merupakan suatu tahapan yang terpenting dalam menentukan model peluang yang tepat dari sekumpulan data. Estimasi parameter dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantara metode tersebut adalah metode maksimum likelihood dan metode bayesian. Metode maksimum likelihood adalah yang paling popular atau yang paling sering digunakan dalam penelitian. Hal ini dikarenakan metode tersebut sangat berhubungan dengan kemampuan numerik, terutama dalam menghasilkan titik penyelesaian dalam suatu persamaan. Metode bayesian merupakan metode lain yang telah mendapatkan tempat pada para peneliti dalam mengestimasi parameter suatu distribusi. Metode ini sangat baik digunakan terutama bagi fungsi distribusi yang sangat rumit, atau dengan kata lain parameter yang dimiliki oleh fungsi distribusi tersebut lebih dari dua parameter.