37 | Page JURNAL AKUNTANSI ( JA) VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2016 Hal. 37 s/ d 49 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG PENGARUH PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN INTERNAL AUDIT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus SKPD Se-Kota Kupang) Suharti Gafur 1) Akbar Yusuf 2) Fauziyah Lamaya 2) 1) Alumni Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Kupang 2) Dosen Tetap Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Kupang ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan SIA keuangan daerah terhadap kualitas laporan keuangan dengan internal audit, 2) pengaruh pemahaman akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan, 3) pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan, 4) pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 Responden yang tersebar di SKPD Pemerintah Kota Kupang yakni yang menjabat dalam bidang keuangan/bagian akuntansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antar variabel X1 dengan Y melalui variable Z memiliki hubungan yang positif secara signifikan dengan koefisien sebesar 1.384 dan T statistic Hitung lebih besar dari ketentuan 1.96. Untuk hipotesis X2 dengan Y, memiliki hubungan secara positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0.607 dan T sebesar 0.708. Sedangkan untuk hipotesis X3 dengan Y memiliki hubungan yang positif dengan koefisien sebesar 0.782 dan T statistic 2.606. Dan X4 dengan Y memiliki hubungan yang signifikan positif dengan koefisien sebesar 0.579 dan T statistic 3.567. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bab IV, Hubungan antar variable dapat dibuktikan dengan melihat Tabel Path Coefficient (Mean, STDEV, T-Values). Kata Kunci: SIA Keuangan Daerah, Kualitas Laporan Keuangan, Internal Audit PENDAHULUAN Dewasa ini tuntutan masyarakat semakin meningkat atas pemerintahan yang baik. Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus ditingkatkan agar menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas. Laporan keuangan adalah suatu alat pertanggungjawaban atas kinerja keuangan manajemen suatu pemerintahan kepada publik yang dipercayakan kepadanya (Prasetya, 2005). Informasi dalam laporan keuangan banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Di mana pihak-pihak yang berkepentingan tersebut menggunakan informasi yang terdapat dalam laporan keuangan untuk mengambil suatu keputusan. Untuk menghasilkan laporan keuangan diperlukan orang-orang yang berkompeten, kompetensi sumber daya manusia sangat diperlukan agar laporan keuangan yang