AL-IDARAH: JURNAL MANAJEMEN DAN ADMINISTRASI ISLAM Al-Idarah, Vol. 1, No. 2, Juli Desember 2017 209 PESAN DAKWAH FELIX SIAUW DI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF MEANING AND MEDIA Farhan Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Jawa Timur <farhan.alim11@gmail.com> Abstrak: Tulisan ini dimaksudkan untuk menganalisis secara kritis tentang dakwah era gadget perspektif meanings dan media: studi pesan dakwah Felix Siauw (1984-2015) di media sosial periode Maret 2015. Dengan menggunakan perspektif teori meanings and media (Branston dan Stafford, 2003: 9-33), penelitian ini mencoba menelaah pesan dakwah yang disampakan da’i melalui media sosial. Da’i diposisikan sebagai sign, pesan dakwah sebagai signifier dan Felix Siauw sebagai signified. Penelitian ini merupakan studi kasus pada media massa online. Sumber data penelitian didapatkan dari dokumentasi online. Pesan dakwah tersebut ditulis pada facebook (visual) periode Maret 2015. Analisis kualitatif deksriptif digunakan untuk menganalisa data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian, pesan dakwah yang disampaikan Felix Siauw melalui media sosial menunjukkan karakteristik yang unik. Pertama, intisari pesan adalah ketauhidan sebagai implementasi dari amar ma’ruf nahi munkar dengan membidik problematika kekinian. Kedua, objek pesan dielaborasi dengan pangsa pasar masyarakat melek teknologi. Ketiga, pesan didominasi adanya indikasi pemurnian Islam di Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: Da‟i, Pesan Dakwah, Media Sosial, Teori Meaning and Media Abstract: This paper is intended to analyze critically about the dakwah of the gadget era of meanings and media perspectives: the study of preaching messages of Felix Siauw (1984-2015) in social media in the period of March 2015. Using the perspective of meanings and media theory (Branston and Stafford, 2003: 9 - 33), this research tries to examine the da'i's message through social media. Da'i is positioned as a sign, the message of da'wah as signifier and Felix Siauw as signified. This study is a case study on online mass media. Sources of research data obtained from online documentation. The message is written on facebook (visual) period of March 2015. Qualitative descriptive analysis is used to analyze the data that has been collected. Based on the research results, the message of dakwah delivered by Felix Siauw through social media shows unique characteristics. First, the essence of the message is ketauhidan as the implementation of amar ma'ruf nahi munkar by targeting the contemporary