Kertas Kerja Augmentasi Kebijakan Ekonomi Untuk Pengarusutamaan Sistem Syariah di Indonesia Kindy Rinaldy Syahrir [Kelompok Kerja Syariah, Tim Perumusan Kebijakan Keuangan Syariah, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan R.I.] November 2014 Abstraksi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memiliki potensi pengembangan industri keuangan Syariah dalam skala signifikan. Kertas kerja ini juga menyampaikan model teoritis ekonomi makro stabilitas sektor keuangan Syariah dalam rangka mewujudkan perekonomian domestik yang lebih stabil. Hasil simulasi model ekonomi Ramsey menyimpulkan bahwa diperlukan kalibrasi porsi kapital α ≥ 0.75 untuk membuat variabel substitusi saving-consumption β menjadi stabil pada kisaran 2% hingga 3% sehingga upaya augmentasi industri keuangan syariah dapat menciptakan kondisi makro yang lebih stabil. Adapun β merupakan fungsi dari parameter inter-temporal θ dan risk apetite ρ yang dalam kertas kerja ini merupakan objek sintesa atas kebijakan yang diperlukan sebagai sufficient condition dari tercapainya variabel substitusi saving-consumption β yang operasional. Penyelenggaraan institusi (regulator, pengawas, operator, dan profesi penunjang) syariah nasional merupakan sufficient condition operasionalisasi market deepening melalui ketersedian instrumen yang sesuai dengan apetite dan risks criteria yang diperlukan pasar. Berdasarkan hasil simulasi mikro, kiranya pemerintah perlu mendorong ekonomi syariah berkembang hingga minimum 20% dari perekonomian domestik untuk dapat lebih menstabilkan pertumbuhan ekonomi nasional. DRAFT CONFIDENTIAL