Prosiding Seminar Nasional TAN 2012 Strengthening the Role of Aula Barat, ITB Bandung, 16 Oktober 2012 Nuclear Analytical Technique in the Life Sciences 131 PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM BERAT Hg, Cr, dan Co DARI BEBERAPA BAHAN PANGAN DI WILAYAH JAWA TENGAH Dyah Kumala Sari 1 , Muhayatun 2 , Diah Dwiana Lestiani 2 , Syukria Kurniawati 2 , Kris Tri Basuki 1 1 Jurusan Teknokimia Nuklir, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jalan Babarsari Kotak Pos 6101 YKBB Yogyakarta, 55281, E-mail: dykuza_27@yahoo.com 2 Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri – Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jalan Tamansari 71, Bandung, 40132, E-mail: hayat@batan.go.id ABSTRAK PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM BERAT Hg, Cr, dan Co DARI BEBERAPA BAHAN PANGAN DI WILAYAH JAWA TENGAH. Aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dapat menghasilkan dampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah pencemaran logam berat pada bahan pangan. Kontaminasi logam berat merupakan salah satu aspek kimia yang harus diwaspadai karena dapat mengancam kesehatan dan keamanan konsumen. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui kandungan logam berat pada bahan pangan yang ada di 6 (enam) kota di Jawa Tengah. Penentuan kandungan logam berat tersebut dilakukan menggunakan metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Sampel diiradiasi pada fasilitas iradiasi Rabbit System di PRSG G.A. Siwabessy selama 2 jam. Pencacahan sampel pasca iradiasi dilakukan menggunakan detektor HPGe, selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis kandungan logam berat Hg, Cr, dan Co pada bahan pangan beras, kacang hijau, kentang, bayam, ayam, ikan, pisang, dan tempe masing- masing berada pada rentang 0,02 – 1,1 ng/g; 0,022 – 1,94 μg/g, dan 0,001 – 0,333 μg/g. Berdasarkan hasil secara keseluruhan, kandungan logam berat Hg dan Co pada bahan pangan masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan. Namun kandungan Cr pada beberapa bahan pangan telah melebihi baku mutu yang ditetapkan (0,5 mg/kg) sehingga perlu mendapat perhatian. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kondisi keamanan pangan di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Kata kunci: logam berat, bahan pangan, AAN ABSTRACT DETERMINATION OF HEAVY METALS CONTENT Hg, Cr, and Co FROM SEVERAL FOODSTUFFS AT CENTRAL JAVA AREA. Human activities in fulfilling their needs can make an impacts to the environment, one of them is heavy metal pollution in foodstuffs. Heavy metal contamination is one of the chemical aspect to watch out because it can threaten the health and safety of consumers. The research has been carried out to determine the content of heavy metals in foodstuffs at 6 (six) cities in Central Java. Determination of heavy metals content was performed using Neutron Activation Analysis (NAA) method. Samples irradiated at the Rabbit System in the reactor facility G.A. Siwabessy for 2 hours. Post-irradiation samples counted using HPGe detector, then continued with a qualitative and quantitative analysis. The determination results of Hg, Cr, and Co in rice, green beans, potato, spinach, chicken, fish, banana, and tempe were in the range of 0.02 – 1.1 ng/g; 0.022 – 1.94 μg/g and 0.001 – 0.333 μg/g respectively. According to the overall result, heavy metal content of Hg and Co in foodstuffs still below the stated threshold value. However, the Cr content in several foodstuffs have been exceeded the threshold value (0,5 mg/kg) so that it needed more attention. Hopefully, the result obtained from this research could describe the Indonesian’s f ood safety condition, especially in the area of Central Java. Key words: heavy metals, foodstuffs, NAA