1 TEORI ASAL – USUL MANUSIA 1. Teori-teori yang Berkaitan dengan Asal-usul Manusia Ilmu tentang doktrin manusia juga disebut Antropologi. Kata ini berasal dari dua kata Yunani “anthrofos” yang berarti “manusia” dan “logos” yang berarti “kata, atau percakapan”. Sejak ada manusia hal mengenai asal-usul dirinya telah menjadi persoalan bagi manusia sendiri. Ternyata bahwa uraian tentang manusia dapat dikatakan sama tuanya dengan adanya manusia itu sendiri. Pemahaman umum tentang evolusi menempatkan manusia dalam perspektif yang lebih global, yakni membuka fakta bahwa manusia terdiri dari kode-kode genetis yang ternyata juga dimiliki oleh semua bentuk kehidupan lainnya. Pada abad ke -19 sampai sekarang, teori evolusi telah banyak mengalami perkembangan. Beragam penemuan telah dilakukan. Beragam analisis baru juga telah diajukan, terutama tentang proses evolusi manusia yang terjadi selama berjuta - juta tahun. Teori-teori manusia akan dibicarakan secara singkat: a. Evolusi Ateistik Ahli evolusi ateistik memegang teori generasi spontan – bahwa seluruh bentuk kehidupan binatang muncul dari bentuk kehidupan yang lebih primitif. Teoti evolusi pada umumnya berpandangan bahwa materi sel muncul dalam bentuk-bentuk kehidupan, dan selanjutnya menjadi ikan, burung, binatang, kera dan akhirnya manusia. Ini tetap merupakan suatu teori, bukan fakta yang terbukti. Teori evolusi dibangun atas dasar dugaan dan literatur dalam simbol yang jujur banyak menggunakan istilah seperti “mungkin, kami mengusulkan, bisa jadi, kami menduga, mungkin saja dan bisa diperkirakan sebelumnya”. Evolusi ateistik didasarkan pada kelangsungan hidup bagi yang terkuat, tetapi hal ini tidak dapap menjelaskan kemunculan makhluk pertama. Teori ini dianggap gagal menjelaskan secara cukup asal-usul materi dan kehidupan karena menolak Allah sebagai Pencipta materi dan sumber seluruh kehidupan. b. Evolusi Teistis Teori ini berkeyakinan bahwa bentuk-bentuk kehidupan yang lebih tinggi muncul dari bentuk-bentuk yang lebih rendah, tetapi bentuk-bentuk yang lebih rendah diciptakan oleh Allah. Sebagian teori ini merupakan kebenaran karena Allah diakui sebagai Pencipta dari bagian penciptaan. Namun, sebagian juga salah karena Alkitab mengajarkan penciptaan spesies-spesies, bukan evolusi mereka. Segala ikan, burung, binatang dan manusia diciptakan