87 Jurnal Muamalah: Volume IV, No 1 April 2014 PREFERENSI GURU DAN DOSEN DALAM MENYIMPAN DANA PADA BANK SYARIAH DI KOTA PALOPO (Kajian pada Lembaga Pendidikan Islam) Abd. Kadir Arno Abstract: The purpose of this study is to analyze the preferences of teachers and lecturers in Islamic educational institutions in saving in Islamic banks. This is the primary research data obtained through a questionnaire to 136 teachers and 295 lecturers from the population of teachers and lecturers in four Islamic educational institutions (STAIN, STIEM, MAN and PMDS Datok Sulaiman) Palopo. Furthermore, the data were analyzed using multinomial logit regression models using SPSS software. The main conclusions of this study states that 1) religiosity variables simultaneously, the result, access, services, income and trust affect preferences of teachers and lecturers in saving in Islamic banks. 2) While partially namely religiosity, profit-sharing, service, influence the preferences of teachers and lecturers in saving in Islamic banks. 3) probablitas teachers and lecturers in the store and in Islamic banks by 75 percent compared to conventional banks, Islamic banks and conventional banks together Keyword, Preference Teachers and Lecturers, Islamic Banking, religiosity, profit sharing, access, services, and income trusts PENDAHULUAN Dalam analisis ekonomi, preferensi seorang konsumen terhadap sebuah komoditas sangat dipengaruhi oleh kecerdasan orang tersebut dalam memahami konsep preference function (preferensi) dan utility function (nilai guna). Perilaku seorang konsumen terkadang juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial, budaya, politik, dan ekonomi dalam menentukan komoditas dan jasa yang harus dikonsumsi. Dalam perkembangannya, preferensi seseorang terhadap sebuah komoditas sangat beragam di mana sangat dipengaruhi oleh keyakinan dan pemahaman manusia terhadap kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari perilaku konsumen muslim harus mencerminkan hubungan dirinya dengan Allah swt. Islam telah mengatur segenap perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yaitu tidak menyimpang dari ajaran agama Islam. (Heri Sudarsono, 2007:167) Reaksi yang berbeda akan menggambarkan perilaku yang berbeda yaitu konsumen yang berbeda maka akan memberikan reaksi yang berbeda pula dalam hal perasaan terhadap informasi yang sama, sikap biasanya memainkan peranan utama dalam membentuk perilaku dalam menabung. (James, F Angel, 1994:33). Keputusan orang memanfaatkan perbankan syariah diasumsikan ditentukan oleh dorongan keyakinan agama. Landasan keadilan melahirkan basis teori profit and loss sharing dengan atribut kebijakan bagi hasil (mudhorobah). Masing-masing pihak yang melakukan transaksi ekonomi melalui perbankan syariah menerima kemungkinan untung dan resiko rugi secara proporsional. Orientasi falah menggerakkan arah bisnis syariah tidak semata-mata hanya profit oriented, tetapi yang bermaslahah kepada masyarakat secara luas. Beberapa bankir Islam berpendapat bahwa sistem perbankan Islami mungkin bahkan memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi internasional (Dudley, 1998). Di sisi lain analisis ekonomi makro menyatakan, bahwa tabungan merupakan salah satu sumber penting investasi. Investasi menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus didorong oleh kenaikan investasi terus menerus. Terjaminnya keberlanjutan investasi sangat bergantung salah satunya pada tingkat ketersediaan tabungan. Keberlanjutan pertumbuhan dan pendistribusian ekonomi akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara keseluruhan sehingga tercapai masyarakat yang sejahtera (Todaro, 1999). Abd. Kadir Arno: Preferensi Guru dan Dosen... 87