Penerapan Kebijakan Pengamatan Cuaca Otomatis dengan Automatic Weather Observation System (AWOS) untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Data Meteorologi Penerbangan di Stasiun Meteorologi El Tari, Kupang Muchamad Rizqy Nugraha 1 , Iwan Krisnadi Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana, Jakarta mrizqynugraha@gmail.com 1 Abstrak Pengamatan cuaca yang tepat, cepat dan akurat mutlak diperlukan dalam menunjang keselamatan penumpang pesawat dibandara El Tari, Kupang. Stasiun Meteorologi El Tari, Kupang sebagai unit penyedia data cuaca wajib memenuhi kebutuhan tersebut. Stasiun Meteorologi El Tari, Kupang melaksanakan pengamatan manual akan tetapi belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Stasiun Meteorologi El Tari Kupang sesuai arahan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengatasi masalah tersebut menerapkan pengamatan otomatis menggunakan peralatan AWOS. Kebijakan penererapan teknologi otomatisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan data meteorologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan kebijakan pengamatan otomatis menggunakan AWOS sudah tepat untuk meningkatkan pelayanan data meteorologi penerbangan.Untuk mengetahui hal tersebut penulis membandingkan data hasil pengamatan Manual dan Otomatis menggunakan AWOS. Komparasi pengamamatan otomatis dengan AWOS dan pengamatan manual ditinjau dari tiga parameter, yaitu : a.) Data tidak terkirim, b.) Data terlambat terkirim, c.) Kesalahan Data. Sample yang digunakan adalah data pengamatan otomatis dan manual pada bulan Oktober 2018. Data diolah menggunakan distribusi poisson untuk mengetahui probabilitas kesalahan data dalam satu hari. Pengamatan manual lebih unggul 2 (dua) aspek yaitu kebenaran data pengamatan dan pengiriman data dengan nilai probabilitas kesalahan data pengamatan sebesar 0 dibandingkan pengamatan otomatis sebesar 0,366 dan probabilitas data tidak terkirim dalam satu hari dengan nilai 0,032 dibandingkan dengan pengamatan otomatis sebesar 0,141. Pengamatan otomatis unggul dalam ketepatan waktu pengiriman data dengan probabilitas keterlambatan pengiriman data dalam satu hari sebesar 0 dibandingkan pengamatan manual sebesar 0,384. Kombinasi pengamatan manual dan otomatis akan menghasilkan pengamatan yang cepat, tepat dan akuran dengan beberapa hal yang perlu ditambahankan. Keywords: AWOS, Distribusi Poisson, BMKG