PERILAKU BAHASA PADA TOKOH BOSSMAN DALAM FILM MY STUPID BOSS (WACANA PRAGMATIK HUMOR DALAM KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Nasori Efendi Universitas Wiralodra, Indramayu nasoriefendi@gmail.com Abstract This research is qualitative descriptive with Sociolinguistics approach, a pragmatical humor discourse, that discusses about the language behavior of the Bossman character in the movie "My Stupid Boss;" a phenomenal film of comedy genre in Indonesia. The purpose of this study is to identify and describe the language behavior of Bossman, the main character played by actor Reza Rahadian. Data collection technique used in this study is the observation by watching the movie and recording the spoken utterances of the main characters in the film. Data collected are in the form transcriptions of utterances of the main character; then, the data is described, interpreted, and analyzed by the researcher based on the utterance production purposes. The results of this study indicate that the Bossman’s locutionary acts, are inversely proportional to his illocutionary acts, which raises various perlocation acts that result various miscommunication in pragmatical humor. Key words: Language Behavior, Actor, Film. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Sosiolinguistik, sebuah wacana pragmatik humor, yang membahas tentang perilaku bahasa pada tokoh Bossman dalam film “My Stupid Boss;” sebuah film bergenre komedi yang fenomenal di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan perilaku bahasa Bossman, tokoh utama yang diperankan oleh aktor Reza Rahadian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan dengan menyaksikan film dan merekam ujaran yang diucapkan tokoh dalam film tersebut. Data yang dikumpulkan berupa transkripsi ujaran-ujaran tokoh utama, yang kemudian data tersebut dideskripsikan, diinterpretasikan, dan dianalisis peneliti berdasarkan maksud produksi ujarannya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa locutionary act tokoh Bossman, berbanding terbalik dengan illocutionary act-nya sehingga memunculkan berbagai perlocation acts yang menimbulkan berbagai miskomunikasi dalam humor pragmatik. Kata kunci: Perilaku Bahasa, Aktor, Film.