Jurnal Teknik Kimia No. 4, Vol. 19, Desember 2013 Page 14 PENGARUH KOMPOSISI KIMIA BAHAN PENYUSUN PAVING BLOCK TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIRNYA Mulkan Hambali*, Intra Lesmania, Adesta Midkasna *Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya Inderalaya Ogan Ilir (OI) 30662 Abstrak Bahan baku pembuatan paving block yaitu semen, pasir dan air dengan komposisi kimia yang terkandung di dalamnya antara lain SiO 2 , Al 2 O 3 , Fe 2 O 3 , CaO dan H 2 O. Silikon dioksida merupakan senyawa berbentuk kristal yang tidak larut dalam air serta memiliki kekuatan tekan yang tinggi. Polietilen memiliki sifat kristalinitas yang tinggi dan gaya tarik antar molekul yang kuat sehingga kekuatan mekanik yang dimilikinya juga besar yang dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kuat tekan paving block yang dihasilkan. Polietilen juga memiliki struktur yang tak berpori sehingga dapat menurunkan daya serap air pada paving block. Dalam penelitian ini digunakan limbah plastik (polyethylene) yang diolah menjadi agregat kasar dengan ukuran 10–15 mm. Variabel proses pada penelitian ini adalah kadar SiO 2 (80%; 85%; 90%; 95%; 100%), agregat plastik polyethylene (0%; 5%; 10%; 15%; 20%) dan waktu simpan (8 hari, 16 hari, 24 hari). Paving block dengan kuat tekan paling tinggi yaitu 101.27 kgf/cm 2 dan daya serap air paling rendah 4.60% dihasilkan dengan kadar SiO 2 85%, polietilen 15% pada masa simpan 24 hari. Kata kunci : daya serap air, kuat tekan, paving block, polyethylene, silikon dioksida Abstract Manufacture of paving blocks are cement, sand and water with generally chemical composed of SiO 2 , Al 2 O 3 , Fe 2 O 3 , CaO and H 2 O. Silicon dioxide is a crystalline compound that is not soluble in water and has a high compressive strength. Polyethylene has the properties of high crystallinity and intermolecular attractive forces are strong that its mechanical strength is also high, which may contribute to the increase compressive strength of paving blocks. Polyethylene also has a structure that is not porous so it can reduce the water absorption of paving blocks. In this reasearch, the waste plastic (polyethylene) which is processed into coarse aggregates with a size of 10-15 mm. Process variables were SiO 2 content (80%, 85%, 90%, 95%, 100%), polyethylene plastic aggregate (0%, 5%, 10%, 15%, 20%) and save time (8 days , 16 days, 24 days). Paving blocks with the highest compressive strength is 101.27 kgf/cm 2 and the lowest water absorption 4.60% generated with SiO 2 content 85%, 15% polyethylene at 24 days save time. Keywords : compressive strength, paving block, polyethylene, silicon dioxide, water absorption 1. PENDAHULUAN Paving block merupakan bahan bangunan yang banyak digunakan untuk tempat parkir, halaman, trotoar ataupun taman kota. Bahan baku pembuatan paving block yaitu semen, pasir dan air dengan komposisi kimia yang terkandung di dalamnya antara lain SiO 2 , Al 2 O 3 , Fe 2 O 3 , CaO dan H 2 O. Silikon dioksida merupakan senyawa berbentuk kristal yang tidak larut dalam air pada temperatur ruang serta memiliki kekuatan tekan dan kekuatan tarik yang tinggi. Polietilen memiliki sifat kristalinitas yang tinggi dan gaya tarik antar molekul yang kuat sehingga kekuatan mekanik yang dimilikinya juga besar. Kekuatan mekanik ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kuat