PROSES MANAJEMEN RISIKO SIARAN LANGSUNG DENGAN SATELLITE NEWS GATHERING ( SNG ) Irvan Rosya 1 , Iwan Krisnadi Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Email: ocha_qyent@yahoo.com 1 Abstrak - Proses manajemen risiko diperlukan untuk mengurangi dampak dari adanya risiko yang ditimbulkan dari kegiatan operasional dan memberikan evaluasi serta perlakuan yang tepat bagi semua risikonya. Kajian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis dan mengungkapkan implementasi ISO 31000 sebagai panduan manajemen risiko mulai dari analisis konteks, penilaian risiko hingga perlakuan risiko pada penyiaran dengan menggunakan Satellite News Gathering ( SNG ) untuk mengrimkan informasi ( audio dan video ) dari lokasi siaran berlangsung ke stasiun lembaga penyiaran. Hasil kajian menyebutkan bahwa masih terdapat risiko yang berlevel high sebanyak 3 risiko, 7 risiko berlevel medium dan 1 risiko berlevel low. Dari ketiga tingkat risiko tersebut, telah dilakukan adanya suatu perlakuan risiko pada penyiaran dengan menggunakan SNG yang secara umum menggunakan metode mitigasi risiko yaitu mengurangi dampak dan kemungkinan dari suatu risiko. Perlakuan risiko dan tindakan risiko yang telah dilakukan pada proses penyiaran dengan menggunakan SNG sebagian besar masih kurang efektif sehingga penulis melakukan analisis dan desain implementasi ISO 31000 untuk memberikan rekomendasi bagi unit kerja tentang tindakan pengendalian yang efektif dan perlakuan yang tepat bagi risiko - risiko yang dihadapinya. Keywords: proses; manajemen risiko; iso 31000; penyiaran; sng PENDAHULUAN Salah satu tujuan lembaga penyiaran adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial. Oleh karena itu seluruh lembaga penyiaran berkompetisi untuk memberikan tontonan yang terbaik bagi permirsanya, baik dalam hal mutu program, kualitas gambar dan suara, serta ketepatan dan kecepatan dalam penyampaian program program yang akan disiarkan, terutama saat berlangsungnya acara - acara besar nasional maupun internasional. Acara - acara besar tersebut seperti acara kenegaraan, pergelaran musik dan olah raga, serta laporan berita terkini, mendapatkan perhatian yang lebih di masyarakat untuk bisa dinikmati secara langsung melalui media televisi. Lokasi berlangsungnya acara acara besar tersebut biasanya diselenggarakan di tempat tempat tertentu di luar studio, sehingga diperlukan media transmisi untuk mengirimkan isi acara tersebut ke stasiun televisi untuk dipancarkan kembali. Salah satu media transmisi yang digunakan adalah Satellite News Gathering ( SNG ) yang mentransmisikan data, yang dalam hal ini berupa gambar dan suara, dari satu lokasi ke satelit untuk ditransmisikan kembali ke penerima di lokasi lain. Peralatan peralatan yang terdapat dalam SNG umumnya terdiri dari encoder, modulator, up converter, power amplifier, dan antena parabola. Peralatan peralatan tersebut berhubungan langsung dengan peralatan produksi lainnya seperti kamera atau video mixer dan power supply. Untuk menghadirkan acara yang berkualitas, baik dari sisi materi siaran maupun kualitas gambar dan suara yang dihasilkan, diperlukan sumber daya manusia yang profesional sebagai operator penyiaran dan peralatan peralatan yang handal. Penonton televisi tidak menginginkan untuk menyaksikan acara televisi yang tidak menarik secara materi maupun kualitas gambar dan suara yang tidak baik. Keterlambatan siaran, tidak sempurnya gambar dan suara yang diterima adalah hal yang seharusnya dihindari dalam sebuah prose produksi penyiaran. Oleh karena itu diperlukan profesionalitas dan kerja sama yang baik dari sebuah tim produksi penyiaran untuk meminimalisir risiko risiko pada saat produksi penyiaran.