Prosiding Capital: VOl 2 No 1 Wahyu Budiyanti.Ali Masjono Muchtar. Ida Syafrida. Politeknik Negeri Jakarta, 2019 Halaman 1 PENERAPAN METODE CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DAN DISCOUNTED CASH FLOW (DCF) UNTUK MENENTUKAN PILIHAN SAHAM YANG TEPAT DALAM BERINVESTASI PADA SAHAM INDEX LQ45 Wahyu Budiyanti wbudianty97@gmail.com Ali Masjono Muchtar amasjono@gmail.com Ida Syafrida Idasyafrida37@gmail.com Program Studi Manajemen Keuangan Politeknik Negeri Jakarta ABSTRACT The purpose of this study is to determine alternative stock options that can provide maximum returns following the risk that is borne by investors based on the grouping of shares that are classified as efficient and undervalued. This study uses a quantitative descriptive method and is accompanied by the verification of results. The type of data used is secondary data taken from the Indonesia Stock Exchange. The sampling method in this study uses a purposive sampling method with the object of research used is stocks that are classified into the LQ45 index for 5 years from 2014-2018. The research method used in this study is the Capital Asset Pricing Model (CAPM) to find out efficient stocks and Discounted Cash Flow (DCF) to find out undervalued stocks. Based on the results of research to determine the appropriate stock options using the CAPM and DCF methods show that stocks that are worthy to be selected as shares in investing are shares of Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), United Tractors Tbk. (UNTR), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), and Waskita Karya Tbk. (WSKT). Proof of the results carried out for 3 months also shows the results that selected stocks can provide maximum returns with a minimum level of risk. Keywords: Efficient, Undervalued, CAPM, DCF, and LQ45 Index ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alternatif pilihan saham yang mampu memberikan return maksimal sesuai dengan risiko yang berani ditanggung oleh investor berdasarkan pengelompokan saham-saham yang tergolong efisien dan undervalued. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan disertai dengan pembuktian hasil. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari Bursa Efek Indonesia. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan objek penelitian yang digunakan adalah saham-saham yang tergolong kedalam indeks LQ45 selama 5 tahun terhitung dari tahun 2014-2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM) untuk mengetahui saham efisien dan Discounted Cash Flow (DCF) untuk mengetahui saham undervalued. Berdasarkan hasil penelitian untuk menentukan pilihan saham yang tepat menggunakan metode CAPM dan DCF menunjukan bahwa saham-saham yang layak dijadikan pilihan saham dalam berinvestasi adalah saham Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), United Tractors Tbk. (UNTR), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan Waskita Karya Tbk. (WSKT). Pembuktian hasil yang dilakukan selama 3 bulan juga menunjukan hasil bahwa saham-saham terpilih mampu memberikan return maksimal dengan tingkat risiko minimal. Kata kunci: Efisien,Undervalued, CAPM, DCF dan Indeks LQ45 PENDAHULUAN Latar Belakang Pengetahuan investor tentang perkembangan pasar dan informasi pada dasarnya menjadi kunci keberhasilan dari investasi. Berdasarkan hal tersebut investor dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang tersedia, baik